Connect With Us

Tidak Dibelikan Motor Siswa SMK di Serang Bunuh Diri

| Selasa, 22 Mei 2012 | 18:41


SERANG   - Usup, 17, warga Kampung/Desa Pasir Limus, Kecamatan Pamarayan, Kabupaten Serang, diduga bunuh diri lantaran tidak dibelikan sepeda Motor Yamaha Vixion oleh orang tuanya. Mayat siswa kelas 2 sebuah SMK Jawilan, Kabupaten Serang ini ditemukan tewas mengambang di Bendungan Pamarayan, Senin (21/5) malam.
 
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum berangkat sekolah pada Sabtu  (19/5) sekitar pukul 07.00 WIB, korban sempat marah - marah kepada ibunya karena minta dibelikan motor Yamaha Vixion. Keinginan korban memiliki motor ini, karena iri melihat kakaknya yang telah dibelikan motor Vixion oleh orang tuanya.

Orang tua korban yang belum memiliki uang, meminta agar Usup bersabar. Dalam keadaan kesal karena keinginannya tidak dikabulkan, korban kemudian berangkat sekolah dengan menggunakan motor Honda Honda Supra dengan nomor polisi A 5291 G milik orang tuanya.

Hingga larut malam, korban tidak kunjung pulang ke rumah, orang tua korban pun akhirnya mencarinya anaknya itu, dengan cara bertanya kepada teman – teman korban. Namun, tidak satupun teman korban yang mengetahui keberadaan usup.

Pada malam hari, saat petugas bendungan membuka pintu air sekitar pukul 24.00 WIB, melihat sosok mencurigakan terapung terbawa arus sungai. Saat mencoba mendekatinya, benda yang mencurigakan itu ternya sesosok mayat.
 
Petugas pintu air itu kemudian menghubungi Kepala Desa Pamarayan dan melaporkan adanya penemuan mayat. Laporan dari petugas pintu air yang diterima kepala desa itu kemudian dilanjutkan ke Polsek Cikeusal.

Kapolsek Cikeusal AKP Aep Saefullah mengatakan, dengan adanya temuan mayat itu anggotanya langsung turun untuk mengevakuasi dan mengidentifikasi tentang kematian korban. Polisi juga membawa mayat tersebut ke klinit setempat untuk dilakukan visum.  “Berdasarkan hasil visum tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan," ujar Kapolsek.

Kematian korban diduga kuat bunuh diri dengan cara terjun ke dalam bendungan. Karena motor yang digunakan korban, masih berada dibibir bendungan. "Diduga saat keluar dari rumah, korban pergi ke bendungan untuk benuh diri," kata AKP Aep Saefullah. (FUA)

BISNIS
3 Tips Memilih Spatula yang Tepat untuk Kebutuhan Masak Besar saat Lebaran

3 Tips Memilih Spatula yang Tepat untuk Kebutuhan Masak Besar saat Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 20:09

Masyarakat kerap memasak berbagai menu khas saat momen Lebaran. Makanan sepeti rendang, opor ayam hingga kue kering biasanya disajikan untuk keluarga besar maupun tetangga yang bersilaturahmi.

BANDARA
5.000 Armada Angkutan Online Bandara Soekarno-Hatta Ditempel Flyer Nomor Darurat 110

5.000 Armada Angkutan Online Bandara Soekarno-Hatta Ditempel Flyer Nomor Darurat 110

Kamis, 19 Maret 2026 | 17:59

Menjelang puncak arus mudik Lebaran 2026 yang bertepatan dengan Ramadan 1447 H, Polresta Bandara Soekarno-Hatta (Soetta) melakukan langkah progresif untuk menjamin keamanan pengguna jasa.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

WISATA
Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Pulau Sangiang Banten Kini Terkoneksi 4G Telkomsel, Bisa Tetap Update Selama Liburan

Selasa, 17 Maret 2026 | 15:35

Pulau Sangiang, sebuah pulau tersembunyi di tengah Selat Sunda, kini tak lagi terisolasi jaringan internet.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill