Connect With Us

Sinarmas Land akan bangun kawasan Digital Hub 'Sillicon Valley' Indonesia

Yudi Adiyatna | Kamis, 30 Maret 2017 | 16:00

Model menunjukan aplikasi mobile OneSmlie BSD, Kamis (30/3/2017). (@tangerangnews 2017 / Raden Bagoes Irawan)


TANGERANGNEWS.com-Sebagai upaya mewujudkan tranformasi BSD City bertajuk "The First Integrated Smart Digital City", BSD City mengalokasikan satu kawasan untuk Komunitas Digital, yakni Digital Hub.



Irwan Harahap, Digital Hub Project leader yang ditemui di sela-sela launching aplikasi OneSmile App di The Breeze BSD mengatakan,  konsep Digital Hub ini nantinya akan menempati kawasan seluas 26 hektare yang terletak di Selatan Green Office Park BSD ini. 


"Kawasan ini nanti nya bakal didedikasikan jadi "Sillicon Valley" nya Indonesia. Dengan infrastruktur teknologi,fasilitas lengkap nantinya kawasan ini akan menunjang Operasional dan aktivitad Perusahaan IT Digital," ujarnya, Kamis (30/3/2017). Baca Juga : Apple Bangun Pusat Riset di The Breeze BSD

Rencananya,  kata dia, akan Ground Breaking di  Mei 2017 ini. Untuk infrastruktur-nya,  alokasikan dana mencapai Rp 1 Triliun.  "Dan untuk konsultan pengerjaan Kawasan ini kami sudah menunjuk NBBJ dari USA untuk Pengerjaanya.Kawasan ini sendiri akan semakin mudah diakses karena bersebelahan langsung dengan Jalan Tol BSD-,Balaraja yang saat ini sudah mulai dibangun," jelasnya.

 

PROPERTI
Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Hadir Hunian Modern Dekat Kawasan Industri Serang, Cicilan Mulai Rp700 Ribuan per Bulan

Jumat, 24 Juli 2026 | 16:24

Kabar gembira bagi masyarakat yang tengah berburu hunian layak dan terjangkau di Banten. Kawasan kota mandiri terbaru, Hunian Warisan Bangsa (HWB) Serang kini hadir untuk menjawab kebutuhan tempat tinggal para pekerja

TEKNO
AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

AI dan Medsos Picu Trafik Situs Berita Anjlok hingga 70 Persen

Selasa, 28 Juli 2026 | 19:15

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI) dan pergeseran pola konsumsi informasi ke media sosial (medsos) menjadi tantangan berat bagi industri media digital global maupun nasional.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill