Connect With Us

Resmikan Bussines Leader Kedua, Tupperware Tingkatkan Penjualan di Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 15 November 2017 | 13:00

President Director Tupperware Indonesia Nining Pernama, meresmikan Kantor Business Leader (BL) Husnul Barokah dengan simbol gunting pita, di Jalan Raya Serang KM 11,4, Bitung, Kabupaten Tangerang, Selasa (14/11/2017). (@TangerangNews / Rangga A Zuliansyah)

TANGERANGNEWS.com-Tupperware Indonesia meresmikan Kantor Business Leader (BL) Husnul Barokah di Jalan Raya Serang KM 11,4, Bitung, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, Selasa (14/11/2017). BL ini merupakan kantor distributor tanpa stok kedua yang ada di Indonesia.

Acara tersebut dihadiri oleh President Director Tupperware Indonesia Nining Pernama, Nasional Sales Director Ricky Dendeng, VP Nasional Sales Expansion Sianne Pondaag, VP Group Sales Development Dewi, Team Tupperware Indonesia. Peresmian Kantor BL Husnul Barokah dibuka dengan acara pelepasan balon dan gunting pita.

....

Nining Pernama mengatakan bahwa BL Husnul Barokah ini merupakan kantor kedua setelah sebelumnya meresmikan kantor pertama, BL Husnul Aurora, di Gading Serpong pada minggu lalu. Tujuanya memang menyesuaikan situasi market Indonesia saat ini yang beralih ke sistem online serta lebih mengefektifkan distributor.

Nining mengucapkan selamat atas dibukanya BL Husnul Barokah. Dia berharap, BL yang dipimpin oleh Surati ini bisa meningkatkan penjualan Tupperware di Tangerang. “Bu Surati ini orang kreatif, selalu ada di depan. Mudah-mudahan saat jadi BL, bisa jadi yang terdepan dan salesnya paling tinggi,” ujarnya.

Menurut Nining, BL ini merupakan sistem baru. Tangerang merupakan daerah pertama yang menerapkan sistem ini di Indonesia. “Jadi distributor ini modelnya tidak ada stok barang, semuanya dipesan secara online dan dikirim dari pusat. Distributor fokusnya hanya build people (melatih member), tidak lagi ngurusin stok, tagihan dan pembayaran. Ya, ini distributor kekinian jaman now,” ujarnya.

Sementara itu, Surati selaku Pimpinam BL Husnul Barokah mengatakan, setelah kantor diresmikan pihaknya mendorong para member atau sales force (marketing langsung) untuk rajin ke lapangan, tak hanya menjual prodak tapi juga merekrut member baru. Adapun total penjualan yang dicapai Husnul Barokah selama bulan Oktober 2017 mencapai Rp1,6 miliar.

“Jadi mengajak banyak orang untuk perubahan hidup menjadi lebih baik lagi bersama Tupperware,” katanya.

Surati berharap, agar setiap sales force di level Manager, bisa meraih pangkat Gold dengan minimal penjualan Rp80 juta per bulan. “Ini sesuai tema BL kita. Saya yakin ini bisa tercapai karena sistem online sekarang lebih memudahkan. yang penting kita smangat, kerjakan dengan iklas, jujur, komitmen dan kita jalin kebersamaan tim,” ungkapnya.(RAZ/HRU)

NASIONAL
PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

PPATK Siap Lacak Sumber Kekayaan Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

Kamis, 16 Juli 2026 | 16:09

Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) menyatakan siap melacak sumber aliran dana harta kekayaan eks Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Febrie Adriansyah.

BISNIS
UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

UMKM Bisa Buka Stand Bazar Gratis di MTQ XXIII Banten

Kamis, 9 Juli 2026 | 18:10

Pelaku usaha mikro kecil dan menengah menengah (UMKM) yang hendak berjualan atau memamerkan produknya, dapat membuka stan tanpa biaya sewa di event Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXIII Provinsi Banten tahun 2026.

SPORT
Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026

Peluang Argentina Back to Back Juarai Piala Dunia 2026

Rabu, 15 Juli 2026 | 12:55

Persaingan menuju gelar Piala Dunia 2026 hanya menyisakan empat negara, yakni Timnas Argentina, Timnas Inggris, Timnas Prancis, dan Timnas Spanyol.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill