Catat Jadwalnya, Festival Layang-layang Meriahkan Akhir Pekan di Paramount Petals
Minggu, 18 Oktober 2026 | 12:15
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TANGERANGNEWS.com-Meningkatkan kesadaran masyarakat menjaga kelestarian alam menjadikan tren gaya hidup ramah lingkungan semakin digemari dan merambah luas ke berbagai sektor usaha. Tidak terkecuali dengan tren busana khususnya batik.
Akhir-akhir ini berkembang batik ecoprint, yakni batik kontemporer yang menambah khasanah batik etnik disamping batik tulis dan batik cap.

Batik ini dibuat dengan cara mencetak menggunakan bahan-bahan yang terdapat di alam sekitar, sebagai pewarna maupun pembuat pola motif.

Tren gaya hidup ramah lingkungan inilah yang mendasari Subani dan istri menekuni dan mengembangkan batik Ecoprint.

Pasutri yang tinggal di Taman Walet, Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang ini mengolah bahan tersebut untuk dijadikan tas, baju, kerudung dan sepatu.
Bahan alami yang sering digunakan seperti daun jati, daun jarak, daun ceri dan bunga. Warna alami tumbuhan tersebut diekstrak kemudian digunakan menjadi bahan pewarna kain.

“Di sini lah letak seni dan keunikan ecoprint, karena baik warna maupun motif tidak bisa diulang sekalipun bahan dan proses pembuatan sama. Jadi bisa dibilang limited edition lah,” ujarnya, Selasa (30/3/2021).

Pemasaran global dan ramah lingkungan merupakan kampanye yang begitu masif akhir-akhir ini. Mereka mengaku tertarik mengembangkan batik ecoprint karena popularitasnya kian meningkat. (RAZ/RAC)
Paramount Petals Tangerang menghadirkan Festival Layang-layang Paramount Petals sebagai pilihan aktivitas akhir pekan bagi keluarga.
TODAY TAGAda yang patut kita renungkan dari program 108 polisi yang ditugaskan menjadi “Bapak Asuh” bagi pelajar di Kota Tangerang. Sekilas, program ini terdengar menenangkan.
Permintaan terhadap hunian dan ruang komersial berkonsep loft di wilayah Bogor terus menunjukkan potensi pertumbuhan yang kuat.
Bencana kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di sejumlah wilayah Indonesia berdampak langsung pada sektor penerbangan.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews