Connect With Us

Kota Tangerang Punya Kampung Batik yang Instagramable

Redaksi | Minggu, 24 Januari 2021 | 13:18

Suasana Kampung Batik Mayang berlokasi di Jalan Mayang II, RT2/RW11, Larangan Selatan, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Minggu (24/1/2021). (@TangerangNews / Afina Fatharani)

Oleh: Afina Fatharani, Mahasiswi Jurnalistik UNIS.Tangerang

Berbicara tentang Kota Tangerang, tentunya memiliki ciri khas tersendiri di dalamnya.

Ya, kota yang dijuluki dengan Kota Akhlakul Karimah ini mempunyai beberapa ikon yang menjadi ciri khas di kota ini.

Di Kota Tangerang ini juga banyak sekali destinasi wisata yang bisa dikunjungi, salah satunya yaitu kampung tematik.

Suasana Kampung Batik Mayang berlokasi di Jalan Mayang II, RT2/RW11, Larangan Selatan, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Minggu (24/1/2021).

Kampung tematik merupakan titik sasaran dari sebagian wilayah kelurahan yang dilakukan perbaikan dengan mengubah lokasi kumuh dan perbaikan kondisi lingkungan.

Salah satu kampung tematik yang berada di Kota Tangerang yaitu Kampung Batik Mayang.

Suasana Kampung Batik Mayang berlokasi di Jalan Mayang II, RT2/RW11, Larangan Selatan, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Minggu (24/1/2021).

Berlokasi di Jalan Mayang II, RT2/RW11, Larangan Selatan, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, kampung ini mempunyai keunikan tersendiri, karena dinding di kampung ini dihiasi lukisan-lukisan mural batik khas Kota Tangerang.

Hampir semua dindingnya dilukis dengan batik menjadikan kawasan ini disebut Kampung Batik Mayang.

Suasana Kampung Batik Mayang berlokasi di Jalan Mayang II, RT2/RW11, Larangan Selatan, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Minggu (24/1/2021).

Kampung Batik Mayang terbentuk pada pertengahan tahun 2017 oleh warga setempat yang memiliki kegemaran melukis

Hingga akhirnya para warga berinisiatif untuk membuat lukisan mural bermotif batik di sepanjang dinding kampung tersebut.

Karena mendapat respon positif dan dukungan dari Pemerintah Kota Tangerang, warga setempat berinisiasi menerapkan corak batik Kembang Mayang yang ada di dinding ke sebuah kain dengan membangun sebuah sanggar melukis yang diberi nama “Sanggar Batik Kembang Mayang”.

Kampung Batik Mayang berlokasi di Jalan Mayang II, RT2/RW11, Larangan Selatan, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang, Minggu (24/1/2021).

Sanggar tersebut digunakan para warga untuk menyalurkan hobinya dan belajar membatik pada sebuah kain.

Tak hanya warga setempat, wisatawan yang berkunjung pun diperkenankan mengikuti pelatihan membatik di sanggar tersebut.

Di sanggar tersebut pengunjung akan diajarkan cara memproduksi batik, mulai proses canting, pewarnaan, pelapisan warna, hingga ngelorot atau merebus kain batik.

Pelatihan tersebut dilaksanakan pada hari Rabu dan Jum’at pada pukul 10.00 - 16.00 WIB.

Selama pandemi COVID-19, pengelola dan koordinator Kampung Batik Mayang membatasi wisatawan yang berkunjung ke kampung tersebut dan mewajibkan wisatawan menerapkan protokol kesehatan.

"Kalo untuk pengunjung yang datang masih diperbolehkan yang terpenting harus memakai masker dan membawa hand sanitizer pribadi. Untuk pelatihan di sanggar sendiri kami tutup dulu untuk umum, selama masa pandemi jadi hanya diperbolehkan untuk warga kampung saja demi keamanan kita bersama," ujar Farah, Pengelola dan Koordinator Kampung Batik Mayang.

Tak hanya belajar membatik, tentunya wisatawan yang berkunjung ke kampung ini juga bisa berswafoto di sepanjang dinding yang instagramable. (RAZ/RAC)

BANDARA
Modus Mirip Narkotika, Penyelundupan Emas di Bandara Soetta Kian Marak

Modus Mirip Narkotika, Penyelundupan Emas di Bandara Soetta Kian Marak

Kamis, 13 Agustus 2026 | 21:20

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) memperketat pengawasan di seluruh jalur keluar perbatasan Indonesia menyusul lonjakan kasus penyelundupan emas ke luar negeri.

TANGSEL
 339.200 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Tangsel Terdampak Kekeringan

339.200 Liter Air Bersih Disalurkan ke Warga Tangsel Terdampak Kekeringan

Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:30

Sepanjang 8 Juli hingga 11 Agustus 2026, sebanyak 339.200 liter air bersih telah didistribusikan kepada warga terdampak kekeringan di sejumlah wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

BANTEN
Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Pemprov Banten Buka Opsi Pangkas Tukin ASN agar PPPK Tetap Digaji hingga 2027

Kamis, 13 Agustus 2026 | 14:55

Pemerintah Provinsi Banten menyiapkan penyesuaian tunjangan kinerja (tukin) ASN sebagai salah satu opsi untuk menjaga seluruh pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) tetap bekerja hingga 2027.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill