Connect With Us

Pakar Digital Beberkan Cara Dapatkan Passive Income dari Cryptocurrency

Tim TangerangNews.com | Senin, 17 Mei 2021 | 11:16

Ilustrasi Cryptocurrency. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Aktivitas trading crypto terus meningkat seiring dengan kian banyaknya variasi coin yang ditawarkan. Kenaikan ini didorong dengan beragam platform bursa crypto. 

Pakar Digital, Anthony Leong mengatakan umumnya untuk mendapatkan mata uang crypto dilakukan dengan aktivitas yang disebut dengan mining (menambang). Namun kegiatan menambang cryptocurrency memerlukan kemampuan komputer yang kuat dan dukungan listrik yang besar. Alternatif yang dapat digunakan adalah dengan menggunakan staking coin, yaitu cara untuk mendapatkan coin tambahan tanpa menggunakan perangkat komputer yang canggih.

“Kita bisa mendapat hasil yield farming (hasil pertanian) dengan cara staking. Staking seperti ini adalah cara alternatif untuk mendapatkan passive income di pasar crypto. Coin yang kita miliki di dalam wallet dapat dikunci untuk membantu operasi dan jaringan coin tersebut, sebagai imbalannya kita akan mendapatkan coin. Hanya saja perlu kita ketahui resiko dalam berinvestasi di cryptocurrency karena fluktuatifnya harga dan lain hal. Investor wajib manage resiko dalam hal apapun itu entah itu trading atau staking hingga mining,” kata Anthony Leong melalui keterangannya yang diterima Tangerangnews.com, Senin (17/5/2021).

Diketahui, staking merupakan sebutan yang ditujukan pada aktivitas penitipan coin kepada platform crypto. Hasil penitipan itu kemudian digunakan untuk melakukan validasi transaksi pada blockchain dalam bentuk proof of stake (PoS).

“Melalui pengembangan teknologi seperti ini kini siapapun bisa berinvestasi di crypto tanpa perlu takut. Orang-orang yang tidak punya banyak waktu juga sangat cocok untuk menggunakan teknologi ini karena akan sangat menghemat waktu," kata Anthony.

Hingga kini terdapat beberapa platform yang telah menyediakan jasa staking crypto seperti Pancake Swap (pancakeswap.finance), Bean Cash dan juga yang baru hadir seperti Merlin Lab. Salah satu bursa crypto terbesar, Binance juga menawarkan layanan staking untuk koin miliknya, BNB. Sehingga pengguna memiliki banyak alternatif untuk memilih layanan staking yang digunakan.

Memilih platform staking dapat dimulai dari mengetahui pihak pengembangan platform staking. Setelah itu pengguna juga perlu mengetahui teknologi yang digunakan secara mendasar, pemilihan ini dilakukan untuk memastikan reward coin yang akan diberikan masih memiliki nilai valuasi yang tinggi.

“Untuk memilih platform staking yang terpenting kita harus mengetahui peluang harga coin  yang akan kita peroleh, hal itu dapat diketahui dengan melihat pasukan dibalik platform ini. Tapi yang aneh di dunia crypto ini adalah Penemu Bitcoin Satoshi Nakamoto yang sampai sekarang belum muncul di publik tapi dinilai dengan harga fantastis kini sudah 700-800 juta per koin," tutup Anthony. 

BANDARA
Pulihkan Laut Terdampak Tsunami Banten, Bandara Soetta Dorong Konservasi Terumbu Karang di Tanjung Lesung

Pulihkan Laut Terdampak Tsunami Banten, Bandara Soetta Dorong Konservasi Terumbu Karang di Tanjung Lesung

Kamis, 15 Januari 2026 | 21:08

PT Angkasa Pura Indonesia melalui Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) memperkuat komitmen pelestarian ekosistem maritim, dengan memperluas program konservasi terumbu karang di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Lesung

SPORT
Rebut 3 Poin, Ini Resep Persita Patahkan Kutukan Tak Pernah Menang dari Borneo FC

Rebut 3 Poin, Ini Resep Persita Patahkan Kutukan Tak Pernah Menang dari Borneo FC

Senin, 12 Januari 2026 | 11:38

Persita Tangerang berhasil mengalahkan Borneo FC dengan skor 2-0 pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 dalam laga yang berlangsung di Indomilk Arena, Jumat, 9 Januari 2026, lalu.

TANGSEL
Atasi Krisis Sampah, Kota Tangsel Adopsi Metode Pengelolaan Sampah Bali

Atasi Krisis Sampah, Kota Tangsel Adopsi Metode Pengelolaan Sampah Bali

Kamis, 15 Januari 2026 | 22:14

Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan berbagai upaya untuk mengatasi krisis sampah di wilayah tersebut. Kali ini dengan memanfaatkan metode Teba Komposter, sebagai solusi pengelolaan sampah organik berbasis lingkungan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill