Connect With Us

Sinar Mas Kerja sama dengan Jepang, Garap Infrastruktur di Indonesia

Redaksi | Jumat, 13 November 2020 | 10:25

JOIN SML Investment Partners Pte Ltd (JSIP). (Istimewa / TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Sinarmas Land Ltd, induk perusahaan PT Bumi Serpong Damai Tbk membentuk perusahaan patungan dengan Japan Overseas Infrastructure Investment Corporation for Transport & Urban Development (JOIN) bernama JOIN SML Investment Partners Pte Ltd (JSIP).  

JSIP membuka peluang bagi perusahaan Jepang untuk turut berpartisipasi dalam bisnis infrastruktur di Indonesia.  Sinarmas Land dan JOIN sepakat menyetor modal masing-masing senilai US$ 2 juta dengan kepemilikan keduanya 50%. Kerja sama ini dilakukan Sinar Mas Land melalui Sinarmas Land Limited yang terdaftar di Bursa Singapura dan berkantor pusat di Singapura. 

 

Di Indonesia, Sinar Mas Land beroperasi melalui tiga anak perusahaan publik Indonesia, yaitu PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE), PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) dan PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS). 

President dan CEO JOIN  Tatsuhiko Takesada menyampaikan, tujuan dibentuknya JOIN SML Investment adalah menjadi perusahaan yang menangani investasi tersebut. “Kami senang dapat bekerja sama dengan Sinar Mas Land, pengembang properti terkemuka di Indonesia yang juga merupakan salah satu pilar Sinar Mas, salah satu grup konglomerasi terbesar di Asia. Kami akan bekerja sama dalam memajukan usaha ini,” ujarnya. 

Michael Widjaja Group Chief Executive Officer Sinar Mas Land menjelaskan, pemerintah Indonesia saat ini sedang giat mendatangkan lebih banyak investasi untuk pembangunan infrastruktur. 

Badan pengelolaan investasi seperti JSIP akan menjawab kebutuhan pengembangan bisnis dari investor swasta asing. 

“Berbekal reputasi dan koneksi yang baik dari JOIN, serta pengetahuan lokal dari Sinar Mas Land, JSIP akan mengelola penanaman investasi ke pengembangan infratrusktur dan pengembangan berorientasi transit (TOD) agar dapat memberikan kontribusi yang positif pada pengembangan township kami,” jelasnya. 

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

OPINI
May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

May Day dan Gugatan Marx di Balik Penjara Digital

Jumat, 1 Mei 2026 | 16:57

Sejarah dari seluruh masyarakat yang ada hingga sekarang adalah sejarah perjuangan kelas." Kalimat pembuka Karl Marx dalam Manifesto Komunis (1848) ini sering kali dianggap sebagai peninggalan masa lalu yang tak lagi relevan.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill