Connect With Us

Co-Firing Biomassa Jadi Solusi Jitu PLN Bangun Ekonomi Kerakyatan

Fahrul Dwi Putra | Senin, 12 Agustus 2024 | 10:44

PT PLN (Persero) memperkenalkan program co-firing biomassa dalam Festival LIKE 2024 yang diselenggarakan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Jakarta Convention Center, Jumat, 9 Agustus 2024. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar Festival LIKE 2024 di Jakarta Convention Center pada Jumat, 9 Agustus 2024.

Dalam acara tersebut, PT PLN (Persero) ikut hadir untuk memperkenalkan upaya percepatan transisi energi melalui penggunaan biomassa dalam program co-firing di Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), yang juga mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo menjelaskan, program co-firing tersebut bertujuan untuk membangun ekosistem yang melibatkan masyarakat dalam penyediaan biomassa, yang menjadi bahan baku alternatif bagi PLTU. 

"Program co-firing tidak hanya menjadi program transisi energi, namun juga akan menggerakkan roda perekonomian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat," ujar Darmawan dalam keterangannya, Senin, 12 Agustus 2024.

Lebih lanjut, PLN telah mengembangkan penggunaan biomassa sebagai pengganti batu bara di PLTU. 

Program ini dibangun dengan melibatkan masyarakat secara menyeluruh dari hulu hingga hilir.

Direktur Transmisi dan Perencanaan Sistem PLN Evy Haryadi mengungkapkan bahwa hingga tahun 2023, sebanyak 46 PLTU telah mengadopsi program co-firing, dengan total penggunaan biomassa mencapai 1 juta ton, yang menghasilkan listrik sebesar 1,04 terawatt jam (TWh). 

Program ini juga telah berhasil mengurangi emisi sebesar 1,05 juta ton CO2e sepanjang tahun 2023.

PLN menargetkan penerapan program co-firing di 52 PLTU pada tahun 2025, dengan kebutuhan biomassa mencapai 10 juta ton dan penurunan emisi sebesar 11 juta ton CO2e per tahun.

"Untuk itu, kami sangat terbuka dan siap berkolaborasi dengan masyarakat menyiapkan biomassa untuk kebutuhan program co-firing ini," katanya.

Dengan program ini, PLN memproyeksikan keterlibatan aktif dari sekitar 1,25 juta masyarakat, dengan nilai ekonomi yang dihasilkan mencapai Rp9,43 triliun.

Beberapa jenis biomassa yang telah dimanfaatkan oleh PLN meliputi limbah replanting, tanaman kaliandra merah, gmelina, gamal, indigofera, sekam padi, tandan kosong, hingga limbah agroforestri.

OPINI
Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Tumbal Gelar Akademik di Bawah Ketiak Kekuasaan

Jumat, 24 Juli 2026 | 15:17

Para perumus kebijakan dengan visi menembus galaksi bimasakti menggagas kewajiban suci bagi seluruh dosen perguruan tinggi untuk memiliki kualifikasi akademik sekurang kurangnya strata tiga.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

HIBURAN
ARYADUTA Lippo Village Hadirkan Saturday Tropical Brunch, Nikmati Brunch hingga Akses Kolam Renang Mulai Rp269 Ribu

ARYADUTA Lippo Village Hadirkan Saturday Tropical Brunch, Nikmati Brunch hingga Akses Kolam Renang Mulai Rp269 Ribu

Sabtu, 25 Juli 2026 | 08:24

Menghabiskan akhir pekan kini tidak harus keluar kota untuk mendapatkan suasana liburan. Menjawab tren masyarakat yang menginginkan pengalaman bersantap sekaligus rekreasi, ARYADUTA Lippo Village menghadirkan Saturday Tropical Brunch

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill