Connect With Us

Doyan Utang, 10 Provinsi Paling Banyak Pakai Paylater

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 17 September 2024 | 10:33

Ilustrasi melakukan pembayaran menggunakan metode paylater (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Layanan Buy Now, Pay Later (BNPL) atau yang lebih dikenal dengan sebutan Paylater semakin digemari di Indonesia. 

Berdasarkan data yang dirilis oleh PT Pefindo Biro Kredit (IdScore), hingga Semester I-2024, total pinjaman kredit Paylater di Indonesia mencapai angka Rp30,14 triliun.

Provinsi dengan jumlah pengguna Paylater terbanyak jatuh pada Jawa Barat dengan total pinjaman mencapai Rp7,52 triliun, atau sekitar 25% dari total pinjaman nasional. 

Tren penggunaan Paylater yang meningkat ini menunjukkan bahwa semakin banyak masyarakat yang memanfaatkan metode pembayaran ini untuk melakukan pembelian dengan cicilan tanpa kartu kredit.

Selain Jawa Barat, provinsi lain yang juga mendominasi penggunaan Paylater adalah DKI Jakarta dengan total pinjaman sebesar Rp4,25 triliun, dan Jawa Timur di peringkat ketiga dengan Rp3,26 triliun.

Berikut ini adalah daftar 10 provinsi dengan penggunaan Paylater tertinggi berdasarkan data Semester I-2024:

  1. Jawa Barat (Jabar): Rp7,52 triliun 
  2. DKI Jakarta: Rp4,25 triliun 
  3. Jawa Timur (Jatim): Rp3,26 triliun 
  4. Jawa Tengah (Jateng): Rp2,65 triliun 
  5. Banten: Rp1,92 triliun 
  6. Sumatera Utara (Sumut): Rp0,89 triliun 
  7. Sumatera Selatan (Sumsel): Rp0,76 triliun 
  8. Riau: Rp0,59 triliun 
  9. Lampung: Rp0,56 triliun 
  10. Sulawesi Selatan (Sulsel): Rp0,55 triliun

Pertumbuhan Pengguna BNPL di Indonesia

Selain dari nilai pinjaman, pengguna aktif BNPL di Indonesia juga mengalami pertumbuhan yang signifikan. 

Hingga Juni 2024, pengguna layanan ini mencapai 14,37 juta, meningkat 9,35%** dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. 

Angka ini mencerminkan minat masyarakat terhadap layanan Paylater yang terus meningkat seiring dengan kemudahan yang ditawarkan, seperti proses pengajuan yang mudah dan cepat.

Layanan BNPL menawarkan kenyamanan kepada konsumen untuk membeli barang atau jasa dan membayarnya dalam bentuk cicilan.

Namun, penggunaan yang tidak terkontrol juga dapat meningkatkan risiko utang yang membengkak bagi pengguna. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap bijak dalam memanfaatkan layanan ini.

HIBURAN
Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Peringati HAN 2026, Hotel Santika Indonesia Ajak 43 Anak Jadi General Manager Sehari

Rabu, 29 Juli 2026 | 16:10

Santika Indonesia Hotels & Resorts kembali menggelar program GM For A Day 2026 dalam rangka memperingati Hari Anak Nasional.

SPORT
Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Spanyol Rebut Gelar dari Argentina, Ferran Torres Akhiri Perlawanan Tim Tango di Final Piala Dunia 2026

Senin, 20 Juli 2026 | 07:04

Spanyol berhasil merebut trofi Piala Dunia 2026 setelah menaklukkan juara bertahan Argentina dengan skor tipis 1-0 pada laga final yang berlangsung di New Jersey, Amerika Serikat, Senin, 20 Juli 2026, dini hari WIB.

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill