Connect With Us

Masih Ingat Teguk? Minuman Boba Sempat Viral Kini Alami Rugi Rp20 Miliar dan Tutup 126 Gerai 

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 28 Oktober 2025 | 13:03

Salah satu gerai Teguk di Jalan Borobudur Raya, Bencongan Indah, Kabupaten Tangerang, yang saat ini sudah tutup permanen. (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Perusahaan pemilik merek minuman Teguk, PT Platinum Wahab Nusantara Tbk (TGUK), berencana memperluas lini usahanya ke bidang frozen meat dan food processing. Hal ini lantaran bisnis utamanya mengalami tekanan sepanjang 2024.

Dalam keterbukaan informasi di Bursa Efek Indonesia (BEI), pihak manajemen menyebutkan rencana ekspansi ini sejalan dengan perkembangan industri makanan dan minuman di Indonesia. 

“Perseroan berencana untuk menambahkan kegiatan usaha di bidang frozen meat dan food processing,” tulis manajemen dikutip dari CNBC Indonesia, Selasa, 28 Oktober 2025.

Pihak TGUK menilai, peluang industri makanan beku dan pengolahan pangan masih terbuka lebar. 

Pertumbuhan urbanisasi, meningkatnya jumlah pekerja perkotaan, serta tingginya permintaan produk siap saji dan sumber protein hewani menjadi faktor yang mendorong potensi bisnis ini.

Namun, ekspansi ini dilakukan di tengah kondisi keuangan perusahaan yang tertekan. Sepanjang 2024, TGUK menutup lebih dari seratus gerai akibat lemahnya daya beli masyarakat menengah ke bawah yang selama ini menjadi pasar utamanya. 

Berdasarkan laporan keuangan Desember 2023, perusahaan masih memiliki 152 gerai, namun dalam Public Expose 30 Desember 2024, jumlahnya menyusut drastis menjadi hanya 35.

Manajemen mengakui tahun 2024 menjadi periode yang tidak mudah karena penurunan penjualan dan tekanan ekonomi hingga perusahaan mencatat rugi sebesar Rp20 miliar pada kuartal III-2024, berbalik dari laba Rp4,16 miliar pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Kerugian tersebut, menurut perusahaan, disebabkan oleh tiga faktor utama, yakni tagihan dari platform online yang cukup besar, investasi pada produk es krim yang tidak sesuai ekspektasi, serta biaya dari penutupan toko.

Dampak penutupan gerai juga terlihat pada jumlah karyawan tetap yang hanya tersisa empat orang, masing-masing menjabat sebagai Supply Chain Manager, IT Manager, F&B Manager, dan Assistant Manager Business Development.

Tak hanya itu, TGUK juga melaporkan kerugian tambahan akibat bahan baku yang rusak dan kedaluwarsa. 

Lebih lanjut, manajemen menjelaskan bahwa nilai bahan baku per September 2024 mencapai Rp22,5 miliar, namun menurun menjadi Rp1,1 miliar pada akhir tahun. 

“Ini disebabkan oleh penghapusan persediaan yang disebabkan barang-barang persediaan yang rusak dan expired,” tulis manajemen.

Perusahaan menyebut, kerusakan bahan baku tersebut terjadi akibat penurunan aktivitas bisnis yang signifikan menyusul penutupan 126 gerai Teguk sepanjang tahun lalu.

PROPERTI
Paramount Gading Serpong Punya Logo Baru, Makna Bentuk dan Warnanya Penuh Filosofi 

Paramount Gading Serpong Punya Logo Baru, Makna Bentuk dan Warnanya Penuh Filosofi 

Kamis, 11 Desember 2025 | 10:03

Paramount Gading Serpong resmi memperkenalkan identitas visual terbaru yang menegaskan arah pengembangan kawasan sebagai kota modern yang tumbuh berkelanjutan.

WISATA
Tingkat Keterisian Hotel di Kabupaten Tangerang Diprediksi Meningkat 52 Persen saat Nataru

Tingkat Keterisian Hotel di Kabupaten Tangerang Diprediksi Meningkat 52 Persen saat Nataru

Kamis, 11 Desember 2025 | 22:40

Dinas Pemuda, Olahraga, Budaya dan Pariwisata (Diporabudpar) Kabupaten Tangerang, memperkirakan tingkat keterisian hotel di wilayahnya meningkat hingga 52 persen dibandingkan saat hari-hari normal saat momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.

BANDARA
Bandara Soetta Uji Ketahanan Siber Lewat Simulasi Serangan Ransomware Jelang Libur Nataru

Bandara Soetta Uji Ketahanan Siber Lewat Simulasi Serangan Ransomware Jelang Libur Nataru

Jumat, 12 Desember 2025 | 17:43

Menjelang periode sibuk Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta) menggelar Cyber Security Exercise 2025.

TEKNO
Apa Itu Ethereum Fusaka? Ini Penjelasan yang Mudah Dipahami

Apa Itu Ethereum Fusaka? Ini Penjelasan yang Mudah Dipahami

Kamis, 4 Desember 2025 | 21:54

Fusaka pada dasarnya adalah peningkatan teknis yang mengubah cara data diproses di dalam jaringan Ethereum.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill