Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu
Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48
Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.
TANGERANG – Pedangdut Zaskia Gotik pasrah. Dia hanya meminta maaf atas kekhilafannya saat berceloteh tentang dugaan penghinaan lambang negara dalam tayangan televisi beberapa waktu lalu.
"Neng terima dengan ikhlas dan neng jalanin apapun itu. Neng hanya berharap pengampunan dari seluruh rakyat Indonesia dan minta doanya aja," kata Zaskia Gotik saat menggelar jumpa pers terkait masalah hukum yang tengah dia hadapi, Selasa (22/3).
Zaskia kembali meminta maaf atas ucapannya di acara 'Dahsyat' RCTI yang dinilai melecehkan lambang negara. Dia menggelar jumpa pers di kantor Nagaswara bersama pengacaranya, Eddy Ribut.
Pelantun 'Bang Jono' itu merasa bersalah atas jawaban 'ngawurnya' ketika disinggung soal sejarah dan lambang negara oleh host kala itu, Denny 'Cagur'.
Karenanya, Zaskia yang sudah dilaporkan LSM dan anggota DPD RI ke polisi kini siap menghadapi kemungkinan terburuk. Namun, pedangdut asal Cikarang itu sekali lagi meminta maaf atas celetukannya di televisi.
"Itu sudah risikonya publik figur, jadi ya pokoknya intinya apapun yang terjadi dalam hidup neng. Neng meminta maaf untuk para pelapor, memohon maaf sedalam-dalamnya, sangat sedalam-dalamnya meminta maaf atas kebohongan neng," ujarnya.
"Mohon dimaafkan sebesar-besarnya kesalahan neng, kekhilafan neng. Neng tidak ada niat untuk lecehkan negara neng sendiri. Neng mohon dibukakan pintu maaf," kata Zaskia kembali memelas.
Dalam acara itu, Zaskia yang pernah batal menikah dengan Vicky Prasetyo menyebut Proklamasi jatuh pada adzan subuh di 32 Agustus. Dia juga menyebut lambang Pancasila kelima adalah bebek nungging.
Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.
TODAY TAGOrang tua mana yang tidak hancur hatinya, ketika melihat anaknya tersakiti? Terlebih jika peristiwa menyakitkan itu terjadi di lingkungan sekolah, tempat yang semestinya menjadi ruang aman bagi anak untuk belajar, bertumbuh
Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews