Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan
Sabtu, 12 September 2026 | 17:08
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TANGERANG – Pedangdut Zaskia Gotik pasrah. Dia hanya meminta maaf atas kekhilafannya saat berceloteh tentang dugaan penghinaan lambang negara dalam tayangan televisi beberapa waktu lalu.
"Neng terima dengan ikhlas dan neng jalanin apapun itu. Neng hanya berharap pengampunan dari seluruh rakyat Indonesia dan minta doanya aja," kata Zaskia Gotik saat menggelar jumpa pers terkait masalah hukum yang tengah dia hadapi, Selasa (22/3).
Zaskia kembali meminta maaf atas ucapannya di acara 'Dahsyat' RCTI yang dinilai melecehkan lambang negara. Dia menggelar jumpa pers di kantor Nagaswara bersama pengacaranya, Eddy Ribut.
Pelantun 'Bang Jono' itu merasa bersalah atas jawaban 'ngawurnya' ketika disinggung soal sejarah dan lambang negara oleh host kala itu, Denny 'Cagur'.
Karenanya, Zaskia yang sudah dilaporkan LSM dan anggota DPD RI ke polisi kini siap menghadapi kemungkinan terburuk. Namun, pedangdut asal Cikarang itu sekali lagi meminta maaf atas celetukannya di televisi.
"Itu sudah risikonya publik figur, jadi ya pokoknya intinya apapun yang terjadi dalam hidup neng. Neng meminta maaf untuk para pelapor, memohon maaf sedalam-dalamnya, sangat sedalam-dalamnya meminta maaf atas kebohongan neng," ujarnya.
"Mohon dimaafkan sebesar-besarnya kesalahan neng, kekhilafan neng. Neng tidak ada niat untuk lecehkan negara neng sendiri. Neng mohon dibukakan pintu maaf," kata Zaskia kembali memelas.
Dalam acara itu, Zaskia yang pernah batal menikah dengan Vicky Prasetyo menyebut Proklamasi jatuh pada adzan subuh di 32 Agustus. Dia juga menyebut lambang Pancasila kelima adalah bebek nungging.
Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.
TODAY TAGJelang laga BRI Liga 1 yang mempertemukan klub sepakbola Persib vs Persija, aparat Polresta Tangerang mengerahkan sebanyak 129 personel guna mengantisipasi bentrokan antar supporter kedua tim tersebut.
Antusiasme orangtua untuk menyekolahkan anaknya di Syafana Islamic School terbilang tinggi. Hingga Open Day tahun ajaran 2027-2028 digelar, hampir 1.000 calon siswa telah mendaftarkan diri secara online.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews