Connect With Us

Coldplay Bakal Konser di Indonesia, Ini Tips War Tiket agar Tak Kehabisan

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 9 Mei 2023 | 10:49

poster resmi konser Coldplay (@TangerangNews / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com- Band kenamaan asal London, Inggris, Coldplay bakal menggelar konser di Indonesia, tapatnya di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta pada 15 November 2023 mendatang.

Hal ini disampaikan langsung oleh salah satu personil Coldplay, Chris Martin dalam akun Instagram PK Entertainment selaku promotor dari konser tersebut.

"Halo, apa kabar yang di Indonesia? Kami sangat bersemangat mengumumkan konser pertama kami di negara indahmu, kami akan ada di Indonesia di Jakarta pada tanggal 15 November 2023 dan kami berharap untuk bertemu dengan kalian di sana," ujarnya.

Adapun penjualan tiket akan dibagi menjadi dua jenis, yakni pre-sale pada 17 sampai 18 Mei 2023 dengan menggandeng BCA sebagai sponsor. Lalu, tiket umum dijual pada 19 Mei 2023. 

PK Entertainment selaku promotor menginformasikan penjualan tiket tersebut dimulai pada pukul 10.00 WIB dengan hanya mengakses situs resminya di coldplayinjakarta.com.

Tentunya, hal ini akan menimbulkan sebuah fenomena war tiket atau istilah untuk menyebutkan para penggembar yang saling berebut tiket agar tidak kehabisan.

Untuk itu, berikut adalah tips untu war tiket agar tidak kehabisan.

  1. Berlangganan newsletter atau akun media sosial artis atau promotor konser. Ini akan memberi Anda informasi terbaru tentang jadwal konser dan penjualan tiket sebelum umum.
  2. Periksa jadwal penjualan tiket dengan cermat dan buat catatan pada kalender atau ponsel Anda agar tidak lupa.
  3. Siapkan akun di platform penjualan tiket sebelumnya. Pastikan bahwa semua informasi kartu kredit atau metode pembayaran lainnya sudah disimpan dan siap digunakan.
  4. Coba untuk membeli tiket secepat mungkin setelah penjualan tiket dimulai. Tiket konser yang dijual sangat cepat habis, jadi semakin cepat Anda membeli tiket, semakin besar kemungkinan Anda mendapatkan tiket.
  5. Gunakan beberapa perangkat dan browser. Cobalah untuk menggunakan beberapa perangkat dan browser pada saat yang sama untuk meningkatkan peluang Anda untuk membeli tiket. Hal ini dapat membantu Anda mengakses situs penjualan tiket yang berbeda dan meningkatkan peluang Anda untuk membeli tiket.
  6. Pertimbangkan untuk membeli tiket sebelum penjualan umum dimulai. Ada beberapa cara untuk membeli tiket sebelum umum, seperti presale atau penjualan tiket VIP.
  7. Jangan membeli tiket dari penjual tiket yang tidak resmi. Beli tiket hanya dari situs penjualan tiket resmi untuk menghindari tiket palsu atau scam.
MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANDARA
Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Kursi Penerbangan Capai 3,32 Juta, Bandara Soetta Tempati Peringkat Kedua Tersibuk di Asia Tenggara

Jumat, 7 Agustus 2026 | 21:30

Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang mencatatkan posisi sebagai bandara tersibuk kedua di kawasan Asia Tenggara, berdasarkan laporan OAG Southeast Asia Aviation Market edisi Juli 2026.

TEKNO
OLX Perkenalkan OLA di GIIAS 2026, Cara Baru Cari Mobil Lewat AI

OLX Perkenalkan OLA di GIIAS 2026, Cara Baru Cari Mobil Lewat AI

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19:05

OLX memperkenalkan OLA (OLX Virtual Assistant), teknologi berbasis artificial intelligence (AI) yang dirancang untuk membantu konsumen menemukan pilihan kendaraan sesuai kebutuhan.

TANGSEL
Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Lawan Hoaks di Dunia Digital, Diskominfo Tangsel Dorong PCNU Bikin Konten Dakwah Sejuk

Sabtu, 8 Agustus 2026 | 18:17

Arus disrupsi digital yang bergerak kian masif menuntut organisasi keagamaan seperti Nahdlatul Ulama (NU) untuk tidak sekadar ikut tren, melainkan wajib menjadi garda terdepan dalam merawat ruang digital dari ancaman hoaks

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill