Connect With Us

Viral Pria Berguling-guling di Tumpukan Beras Bulog, Warganet: Pantas Kualitasnya Jelek

Fahrul Dwi Putra | Selasa, 26 Desember 2023 | 19:47

Potongan video viral diduga oknum pekerja berguling-guling di tumpukan beras Bulog. (@TangerangNews / Istimewa )

TANGERANGNEWS.com- Beredar video di media sosial yang memperlihatkan aksi seorang diduga pekerja berguling-guling di tumpukan beras Bulog.

Dalam video unggahan akun Instagram @terang_media, tampak seorang pria tidak menggunakan baju tengah berguling di atas tumpukan beras Bulog yang berada di dalam gudang.

Pria itu tampak asyik bermain-main bak di tumpukan salju, sementara satu rekan lainnya terus mengucurkan beras dari karung melumuri tubuh pria tersebut.

Perekam video pun tampak cekikikan mendokumentasikan aksi tersebut. Sempat terucap dari salah satu oknum diduga pekerja bahwa video tersebut bakal viral di media sosial TikTok.

Hingga tulisan ini dibuat, belum diketahui lokasi dan waktu kejadian dari video berdurasi 15 detik tersebut. Namun, beredarnya video itu menuai berbagai reaksi kecaman dari warganet.

"Mungkin ini salah satu penyebab beras Bulog kualitasnya jelek dan kutuan," komentar akun @megaraniayu dikutip Selasa, 26 Desember 2023.

"Salah satu penyebab beras Bulog bau apek," ujar akun @nur_fauzi_oviyanto.

"Pantes beras Bulog kutuan," timpal akun @asensio__22.

"Ternyata ini penyebab beras Bulog rada apek baunya," kata akun @customezedby.vii.

BANTEN
Atasi Sampah Tangsel, Pemprov Banten Sebar Toren POC ke TPS3R

Atasi Sampah Tangsel, Pemprov Banten Sebar Toren POC ke TPS3R

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:11

Pemerintah Provinsi Banten turut membantu mengatasi sampah di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dengan mulai mendistribusikan fasilitas Toren Pupuk Organik Cair (POC) dan sistem Biogas.

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill