Connect With Us

Setahun Bisa 50 Bungkus per Orang, Indonesia Juara 2 Negara Pengonsumsi Mi Instan Terbanyak di Dunia

Fahrul Dwi Putra | Rabu, 12 November 2025 | 14:01

Mi instan. (Istimewa / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com- Meski sering dianggap makanan darurat atau pengganjal lapar di akhir bulan, mi instan ternyata punya tempat tersendiri di hati masyarakat Indonesia. 

Buktinya, Indonesia dinobatkan menjadi negara pengonsumsi mi instan terbanyak kedua di dunia pada 2024.

Berdasarkan data World Instant Noodles Association (WINA) yang dilansir dari GoodStats menunjukkan, sepanjang tahun 2024, masyarakat Indonesia menghabiskan sekitar 14,68 miliar porsi mi instan, atau hampir 12 persen dari total konsumsi global yang mencapai 123,06 miliar porsi.

Posisi pertama masih ditempati oleh China dengan angka fantastis mencapai 43,8 miliar porsi. 

Sementara di posisi ketiga ada India dengan 8,32 miliar porsi, disusul Vietnam (8,13 miliar porsi), dan Jepang di urutan kelima (5,9 miliar porsi).

Angka konsumsi yang tinggi ini menunjukkan mi instan sudah menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Indonesia. 

Dari mahasiswa di kos-kosan hingga pekerja kantoran, hampir semua kalangan menjadikan mi instan sebagai menu favorit karena rasanya yang gurih, harganya terjangkau, dan mudah disiapkan.

Bahkan, jika dihitung rata-rata, setiap orang Indonesia bisa menghabiskan lebih dari 50 bungkus mi instan dalam setahun. 

Artinya, hampir setiap minggu masyarakat Indonesia menikmati setidaknya satu atau dua porsi mi instan.

Menariknya, permintaan mi di Indonesia jauh lebih tinggi dibandingkan India dan Vietnam, padahal jumlah penduduknya tidak terpaut jauh. Kendati demikian, perlu digarisbawahi bahwa mengonsumsi mi instan secara berlebihan akan menggangu kesehatan lantaran tingginya MSG yang dapat menyebabkan risiko penyakit tertentu seperti hipertensi, stroke, dan lainnya. 

Berikut daftar 10 negara dengan konsumsi mi instan terbanyak di dunia tahun 2024 menurut WINA.

1. China – 43,8 miliar porsi

2. Indonesia – 14,68 miliar porsi

3. India – 8,32 miliar porsi

4. Vietnam – 8,13 miliar porsi

5. Jepang – 5,9 miliar porsi

6. Amerika Serikat – 5,15 miliar porsi

7. Filipina – 4,49 miliar porsi

8. Korea Selatan – 4,09 miliar porsi

9. Thailand – 4,08 miliar porsi

10. Nigeria – 3 miliar porsi

KAB. TANGERANG
Harga Plastik di Pasar Tradisional Tangerang Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah

Harga Plastik di Pasar Tradisional Tangerang Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah

Jumat, 10 April 2026 | 19:49

Harga kantong dan gelas plastik di Pasar Tradisional Curug, Kabupaten Tangerang mengalami kenaikan sampai 70 persen akibat lonjakan harga bahan baku dampak konflik geopolitik di kawasan Timur Tengah.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pra SPMB 2026 Kota Tangerang Dibuka 13 April, Ini Jadwal dan Syarat Daftarnya

Pra SPMB 2026 Kota Tangerang Dibuka 13 April, Ini Jadwal dan Syarat Daftarnya

Selasa, 7 April 2026 | 19:43

Dinas Pendidikan Kota Tangerang resmi membuka masa pendaftaran Pra Seleksi Penerimaan Murid Baru atau Pra SPMB Tahun Ajaran 2026.

OPINI
Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Urbanisasi Bukti Kesenjangan Tinggi

Selasa, 7 April 2026 | 15:06

Libur lebaran telah usai, tapi masalah baru yang mesti dihadapi pemerintah pasca Ramadan justru mulai muncul, salah satunya adalah urbanisasi. Euforia gemerlapnya kota meracuni penduduk desa untuk bisa menikmatinya.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill