Muscam KNPI Cikupa Dibanjiri Caleg
Rabu, 11 September 2013 | 12:10
Pantauan dilokasi terlihat para Caleg yang hadir tersebut diantaranya Aden Abdul Khalik, Hadi Hartono, Cepi Fahlevi, Gilang Sumiarsa, Deden dan Ade Awaludin.
Pantauan dilokasi terlihat para Caleg yang hadir tersebut diantaranya Aden Abdul Khalik, Hadi Hartono, Cepi Fahlevi, Gilang Sumiarsa, Deden dan Ade Awaludin.
TANGERANG-Seorang pasien miskin, Rositah Hutapea, warga Kampung Telaga Sari, RT 01/01, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, mengamuk di depan ruang instalasi gawat darurat (IGD) RSUD
RECOMENDEDRatusan buruh yang bergabung dalam Serikat Buruh Garmen Tekstik dan Sepatu (SBGTS) dari Gabungangan Serikat Buruh Independen PT. Mega Indotex Raya (MIR) melakukan aksi unjuk rasa.
“Diharapkan setelah kami mengambil langkah-langkah peningkatan pelayanan, apa-apa yang diindikasikan oleh Ombudsman tentang adanya pungutan liar bisa diatasi, ” ujarnya.
"Sejak ada pengambilan BLSM saya ke sini, tapi bukan untuk mengambil BLSM. Sebab, saya tidak dapat bantuan itu," ujar Sartiyem.
Dia diperintah untuk menjualnya seharga Rp 1,4 juta per gram. "Saya hanya dititipkan teman suami saya, kalau saya jual saya mendapat upah Rp 400 ribu per gram," katanya.
“Tersangka masih ada hubungan saudara dengan korban, dan ditaksir kerugian sebesar Rp57 juta,” pungkas Bambang.
"Sering saya pergok, ada pasangan yang sudah buka pakaian bahkan sampai ada yang lagi melakukan layaknya suami istri di semak-semak, yang tidak jauh dari kantor Bappeda," akunya.
"Tapi enggak tahunya kantor Pos-nya baru buka pukul 08.00 WIB. Susah payah dapat uang Rp300 ribu," katanya.
"Aksi mogok produksi akan berlangsung selama tiga hari, mulai hari ini," ujar Kobar, Senin (9/9/2013)
“Ya mulai Senin dibagikan. Ada 149 ribu orang yang akan menerima BLSM,” ujar Kepala Dinkesos Kabupaten Tangerang Uyung Muryadi.
"Sejauh ini kesehatan koperasi yang ada belum diketahui secara pasti," ujar E. Farida, Jumat (6/9).
Ya, bukannya membantu VF untuk mengejar cita-citanya kelak dewasa nanti, Toto malah menghancurkan masa depan VF dengan memperkosanya sejak masih berusia tiga tahun.
"Dari awal membobol pintu mobil sampai dibawa kabur waktunya 15 menit. Mereka cukup terlatih," kata Wakapolresta Tangerang AKBP Kresno Halomoan Siregar, Selasa (3/9).
Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil mendapatkan barang bukti 18 unit mobil hasil aksi mereka selama kurun waktu Januari-Juli 2013.
"Saat itu ada sesuatu yang tembus dari atap terus plafonnya. Korban awalnya mengira batu," kata Rikwanto.