Ketua Apdesi Banten Sebar Hadiah Obor Sambut Ramadhan
Jumat, 27 Juni 2014 | 14:14
"Terimakasi pak kades, saya dapat hadiah, tapi yang paling penting dengan pawai obor ini warga babakan asem, makin dekat dan kompak," kata Samnah.
"Terimakasi pak kades, saya dapat hadiah, tapi yang paling penting dengan pawai obor ini warga babakan asem, makin dekat dan kompak," kata Samnah.
Staf Ahli Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar Bidang Kemasyarakatan dan SDM Ena Karlina ,53, digelandang ke Kantor Kejaksaan Negeri Tigaksa, Kabupaten Tangerang, Kamis (26/6).
RECOMENDED“Kami akan terus melakukan aksi, sampai tuntutan kami dipenuhi. Kalau tidak dipenuhi, kami akan mengambil upaya jalur hukum,” pungkasnya.
"Kami harap jangan memalui orang lain atau calo, datang saja sendiri, sebab membuat SIM itu tidak dipersulit, kalau memang lulus pasti segera diproses," tukasnya.
"Berdasarkan catatan harian per minggu, pada bulan Juni ini sudah 3.481 pengendara yang ditilang," ujar Ipda I Made Artana, KBO Satlantas Polresta Tangerang, Selasa (24/6/2014).
Setiap pelaku kejahatan selalu meninggalkan jejak. Hal itu setidaknya yang terjadi pada pasangan sejoli yang akhirnya ditangkap petugas Polsek Cikupa, Kabupaten Tangerang karena membunuh bayi hasil hubungannya di luar nikah.
“Secara kasat mata obat palsu ini tidak beda dengan aslinya. Namun setelah dites di laboraturium barulah terlihat kandungan palsunya,” katanya.
TANGERANG-Tersangka kasus Pengadaan alat cetak e-KTP Erna Karlina terancam ditahan. Sebab, berkas kasus Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) tersebut sudah siap dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tigaraksa.
"Kami datang sukarela sebagai bentuk aspirasi warga menolak jabatan PJS dan kami berharap agar kecamatan bisa memfasilitasinya," ujar Romdani.
"Kepada masyarakat dan tim sukses, kami menghimbau untuk tenang dan jangan saling berbenturan," tukasnya.
"Jumlah miras ribuan tersebut didapat dari razia yang dilakukan di seluruh wilayah hukum Polresta Tangerang," ujar Kompol I Gede Gotia, Jumat (20/6/2014).
Tindak kriminalitas di Kabupaten Tangerang terus meningkat, hal itu diketahui dari catatan pihak Polresta Tangerang. Adapun yang paling menonjol adalah kasus pencurian motor.
"Semua tingkatan sekolah, mulai dari SD, SMP dan SMA masih menumpang sekitar 15 persen," ujar Dadan Darmawan, Rabu (18/6/2014).
"Dia ditahan sebelum saya menjadi Kasat, lagi pula sudah lama," katanya dengan tidak menyebutkan kapan pengelola sabu itu menghirup udara segar.
Petugas Polresta Tangerang berhasil mengamankan tujuh orang bandit spesialis curanmor yang berbeda kelompok. Dari tujuh orang tersebut, empat diantaranya terpaksa ditembak.
“Pertama saya berharap presiden baru bisa menyederhanakan bikrokrasi,” katanya.