Connect With Us

DPRD Kabupaten Tangerang Endus Proyek Rp28 Miliar Tak Sesuai RAB

Jangkar | Rabu, 27 November 2013 | 12:02

Belum Setahun, Proyek Rp28 Miliar Sudah Rusak (Jangkar / TangerangNews)


TANGERANG-Pembangunan proyek Rp28 miliar, yakni jalur lintas tengah (Jaliteng) yang sudah rusak meski baru beroperasi setahun yang lalu guna memudahkan akses di-lima Kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang,  yakni Sukamulya, Rajeg, Kemiri, Kronjo dan Kresek kini disoal DPRD Kabupaten Tangerang. Adalah Ketua Komisi IV DPRD Kabupaten Tangerang Supajri yang berani mencium dugaan adanya ketidak-beresan dalam proyek tersebut.

 "Saya pikir pembangunannya tidak sesuai RAB (rencana anggaran biaya), sebab aneh masa sangat cepat ambruknya," tuding Supajri, Rabu (27/11).
 
Supajri mengaku pihaknya sebagai pengawas pengguna anggaran atau wakil rakyat tentu akan meminta penjelasan kepada dinas terkait.  "Kami akan meminta penjelasan ke dinas terkait, apalagi saat ini sedang pembahasan anggaran, jadi nanti akan kami tanyakan, kenapa proyek Jaliteng yang baru dibangun kok bisa hancur dengan cepat," janjinya.

Politisi dari Partai Hanura ini berasumsi, tak semestinya jalur yang menghubungkan lima kecamatan tersebut ambruk seketika jika tak ada sebabnya. "Apalagi umurnya belum setahun," jelasnya.

Supajri menuding, ada semacam kelalaian yang dilakukan atas ambruknya Jaliteng di Desa Buni Ayu, Kecamata Sukamulya  sepanjang 50 meter tersebut. "Seharusnya saat pembangunan proyek yang memakan puluhan miliar itu harus dilakukan berbagai kajian, seperti melihat kultur tanah dan konstruksinya. Sehingga tidak sekonyong-konyong melakukan pembangunan, kalau ini terkesan biar anggaran habis saja," katanya.

Dinas PU Binamarga dan Pengairan  menurut dia harus segera melakukan pengecekan dan perbaikan. "Sebab, kalau tak dilakukan perbaikan masyarakat yang rugi,” tandasnya. 
TANGSEL
Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Pemilik Gudang Pestisida Bantah Jadi Penyebab Pencemaran Sungai Cisadane

Sabtu, 14 Februari 2026 | 18:49

Manajemen PT Biotek Saranatama membantah tudingan bahwa perusahaannya menjadi penyebab pencemaran Sungai Cisadane.

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

BANDARA
Penumpang Libur Imlek 2026 di Bandara Soetta Diproyeksikan Capai 1,7 Juta

Penumpang Libur Imlek 2026 di Bandara Soetta Diproyeksikan Capai 1,7 Juta

Kamis, 12 Februari 2026 | 21:31

PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) Kantor Cabang Bandara Internasional Soekarno-Hatta memproyeksikan adanya peningkatan pergerakan penumpang dan pesawat pada periode libur Tahun Baru Imlek 2026

SPORT
Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Nasib Timnas Indonesia U-23 di Asian Games 2026 di Ujung Tanduk

Kamis, 12 Februari 2026 | 12:55

Timnas Indonesia U-23 dari Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, diisukan absen. Pasalnya, hanya tim peserta Piala Asia U-23 2026 yang berhak tampil di ajang multi-event terbesar se-Asia itu

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill