Connect With Us

19 Desa di Kabupaten Tangerang Belum Bisa Mencairkan Dana Pilkades

Bambang Surambang | Minggu, 24 Mei 2015 | 13:00

Penyelenggaraan pilkades serentak ini berpatokan pada Perbup No.79 Tahun 2014 dan Keputusan Bupati Tangerang No.140/Kep131-HUK/2015 tentang Penetapan Pelaksanaan Pilkades Serentak. (TangerangNews / TangerangNews)

TANGERANG – Sebanyak 19 desa dari jumlah total 78 desa yang sedianya akan menggelar Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak pada 14 Juni 2015 mendatang, belum mendapatkan pencairan anggaran dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang karena belum melengkapi persayaratan administrasi.

"Kami sudah berulang kali mengingkatkan panitia supaya melengkapi berkas adminstrasi secepatnya agar dana bisa dicairkan," kata Kasubid Pengelolaan Keuangan dan Kekayaan Desa Badan Pemberdayaan Masyarakat, Perempuan dan Pemerintahan Desa (BPM-PPD) Kabupaten Tangerang Cucu Abdurosyied di Tangerang, Sabtu (23/5).

Menurut dia, desa yang mengalami kendala pencairan tersebut yaitu Desa Caringin, Selapajang, Cibugel (Kecamatan Cisoka), Mekarsari, Rancabuaya, Kutruk (Cijambe), Suradita (Cisauk), Desa Wanakerta, Bada Anom (Kecamatan Sindang Jaya), Dangdeur (Jayanti), Budar, Bumi Ayu, Kubang (Sukamulya), Pasir (Kronjo), Pondok Kelor (Sepatan), Gaga, Kohod, Surya Bahari (Pakuhaji).

Sebagai Informasi Pemkab Tangerang mengalokasikan anggaran sebesar Rp10,49 miliar yang berasal dari APBD 2015 untuk membiayai pilkades serentak. Sebanyak 362 calon dipastikan akan bertarung untuk merebut kursi sebanyak 78 desa yang tersebar pada 29 kecamatan.

Jumlah pemilih berdasarkan data tahun 2014 yaitu 2.156.867 jiwa dari 3,2 juta jiwa yang tersebar pada 29 kecamatan, hal itu berdasarkan sebagai pemilik KTP elektronika.

Pilkades serentak menerapkan tanda khusus pada kartu undangan pemilih berupa "barcode" demi untuk mengantisipasi kecurangan pemilih ganda.

Penyelenggaraan pilkades serentak ini berpatokan pada Perbup No.79 Tahun 2014 dan Keputusan Bupati Tangerang No.140/Kep131-HUK/2015 tentang Penetapan Pelaksanaan Pilkades Serentak.

 

BISNIS
Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Warga Banten Makin Jarang Pakai Uang Tunai, Transaksi QRIS Tembus Rp34 Triliun

Kamis, 14 Mei 2026 | 14:20

Penggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.

MANCANEGARA
Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Geger Virus Baru Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu tapi Bisa Berujung Fatal

Senin, 11 Mei 2026 | 08:11

Kasus hantavirus kembali menjadi sorotan setelah muncul laporan infeksi virus langka tersebut di kapal pesiar MV Hondius yang dikabarkan menyebabkan korban meninggal dunia.

NASIONAL
Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi Batch 2 Bersertifikat BNSP, Kuota 30 Ribu Peserta

Kemnaker Buka Pelatihan Vokasi Batch 2 Bersertifikat BNSP, Kuota 30 Ribu Peserta

Senin, 18 Mei 2026 | 16:49

Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membuka Program Pelatihan Vokasi Nasional Tahun 2026 Batch 2 dengan kuota 30 ribu peserta.

TOKOH
Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Dari Bengkel Kecil di Karawaci, Pengusaha Sepatu Ini Kini Produksi Ribuan Pasang untuk Puluhan Brand Lokal

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:56

Sektor fesyen dan alas kaki merupakan salah satu industri kreatif yang masih potensial. Salah satunya digeluti Agus Eliawan atau yang lebih dikenal dengan sapaan Mas Gokil.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill