Connect With Us

Asik! Proyek Rumah Murah Mulai Dibangun di Kabupaten Tangerang

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 29 April 2015 | 17:55

Zaki Iskandar secara simbolis melakukan ground breaking atas program pusat, yakni satu juta rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)


TANGERANG-Proyek pembangunan rumah untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR), yang merupakan bagian dari program pencanangan sejuta rumah untuk rakyat dari pemerintah pusat, mulai dilaksanakan.

 

Tahap pertama pembangunan dilakukan secara simbolis dengan ground breaking oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar,   bersama perwakilan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) serta Serikat Buruh di Kawasan Pengembangan perumahan Grand Sutera Rajeg di Desa Tanjakan, Kecamatan Rajeg, Kabupaten Tangerang, Rabu (29/4).

 

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, dalam program pencanangan sejuta rumah untuk rakyat ini, di Kabupaten Tangerang sendiri akan dibangun 5.000 unit.

“Pembangunan dilakukan tiga tahap di lima titik kawasan perumahan dan pemukiman. Ini memang kita batasi tidak dibangun membabi buta karena lahannya minim,” jelasnya.

 

Zaki menambahkan, program ini penting karena Pemkab Tangerang sendiri memiliki keterbatasan anggaran dalam penyediaan perumahan untuk MBR seperti petani, nelayan dan buruh.

“Kita berharap Kementerian PU bisa memberikan banyak bantuan pembangunan perumahan dan konsisten,” paparnya.

 

Dalam Kesempatan tersebut, Bupati Tangerang juga melakukan video conference dengan Presiden RI Joko Widodo serta delapan Kota/Kabupaten lain yang ikut melaksanakan ground breaking pencanangan sejuta rumah untuk rakyat.

 

Jokowi menyampaikan bahwa program satu juta rumah tidak terlalu muluk. Namun, memang diakuinya harus berani melakukan loncatan. Sehingga angka satu juta rumah itu bisa tercapai. “Kalau dikerjakan dengan cara normal, dan biasa tidak akan tercapai. Harus berani,” jelasnya.

 

Jokowi juga mengaku serius dalam menyiapkan perumahan dan rusun untuk buruh dan PNS. Namun hal itu perlu waktu dan proses. Karena itu diharapkan agar masyarakat bersabar. “Kita akan realisasikan segera,” jelasnya.

TANGSEL
Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Pengemudi Ojol Kecelakaan Gegara Hantam Jalan Berlubang di Flyover Rawa Buntu

Senin, 15 Juni 2026 | 16:18

Jalan rusak di kawasan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) kembali memakan korban. Kali ini seorang pengemudi ojek online (ojol) luka-luka akibat menghantam jalan berlubang di Jalan Raya Rawa Buntu, tepatnya di kawasan Flyover Stasiun Rawa buntu

KOTA TANGERANG
Tusuk Pemuda hingga Tewas di Perum Tangerang, Warga Dasana Indah Diringkus Usai Kabur ke Bogor

Tusuk Pemuda hingga Tewas di Perum Tangerang, Warga Dasana Indah Diringkus Usai Kabur ke Bogor

Selasa, 16 Juni 2026 | 23:22

Pria berinisial MAF, 27, ditangkap polisi usai menusuk seorang pemuda hingga tewas di kawasan Jalan Lombok, Perumnas 1, Kelurahan Cibodasari, Kecamatan Cibodas, Kota Tangerang.

OPINI
Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Pertamax Naik, Rakyat Kecil Ikut Tercekik

Senin, 15 Juni 2026 | 20:21

Kenaikan harga BBM jenis Pertamax seolah diposisikan sebagai bentuk keberpihakan pemerintah kepada rakyat kecil karena harga BBM bersubsidi tidak mengalami kenaikan. Sekilas, kebijakan ini tampak tidak membebani masyarakat berpenghasilan rendah.

TOKOH
Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Masinis Penyintas Tragedi Bintaro 1987 Slamet Suradio Tutup Usia di Umur 87 Tahun

Rabu, 3 Juni 2026 | 15:53

Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill