Connect With Us

Rusun di Kota Tangerang Tak Efektif

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 23 Maret 2015 | 19:18

Rusunami (tangerangnews / dira)

TANGERANG-Guna mendukung realisasi pembangunan empat unit tower rumah susun untuk buruh yang dilakukan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan, Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang, menyatakan telah menawarkan dua bidang tanah aset daerah.

 

Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan penyediaan kedua bidang tanah tersebut sesuai dengan kebutuhan BPJS Ketenagakerjaan untuk membangun empat rumah susun di atas lahan 2 hektare pada 2016.

 

“Pembangunan rusun oleh BPJS Ketenagakerjaan ini mendukung program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dalam membangun 1 juta unit rumah. Kami tawarkan lahan fasos-fasum di Palem Semi Karawaci dan Cimone,” ujarnya, Senin (23/2).

 

Menurutnya, atas penawaran kedua lahan tersebut, pihak BPJS Ketenagakerjaan terlebih dahulu akan membuat feasibility study pendirian rumah susun yang diperuntukkan bagi para tenaga kerja di Kota Tangerang.

 

"Pemilihan rumah susun untuk tenaga kerja cukup relevan seiring dengan terbatasnya lahan di Kota Tangerang," katanya.

 

Namun, menurut Sekretaris DPD Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi) Banten Defrian Olivya mengatakan rencana pendirian sejumlah rumah susun di Kota Tangerang diprediksi tidak efektif.

 

Pasalnya, masyarakat berpenghasilan rendah yang menjadi pasar rumah susun belum terbiasa tinggal di hunian vertikal. Hal tersebut terlihat pada tingkat keterisian salah satu rumah susun sederhana sewa milik pemerintah daerah yang dalam lima tahun terakhir sepi penghuni.

 

“Keberadaan rusun oleh masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) belum diminati. Adanya program tersebut mencerminkan kebijakan dikeluarkan tanpa melihat kondisi rumah susun yang telah ada di Kota Tangerang,” tuturnya.

 

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KOTA TANGERANG
Sekda Nilai Karnaval Seni dan Budaya HUT ke-33 Jadi Wajah Kerukunan Kota Tangerang

Sekda Nilai Karnaval Seni dan Budaya HUT ke-33 Jadi Wajah Kerukunan Kota Tangerang

Minggu, 15 Februari 2026 | 19:47

Ratusan pelajar bersama warga tumpah ruah mengikuti Karnaval Seni dan Budaya dalam rangka HUT ke-33 Kota Tangerang sekaligus pembuka rangkaian Gebyar Ramadan Kariim Al-Ittihad di kawasan Pasar Lama hingga pelataran Masjid Agung Al-Ittihad

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill