Connect With Us

Jalan di Alam Sutera Bagus di perumahan, Hancur di perbatasan Kampung

Rangga Agung Zuliansyah | Senin, 27 April 2015 | 21:13

di Jalan Jalur Sutera Barat, Kecamatan Pinang, Alam Sutera, Kota Tangerang (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Jika memandangi jalan di sekitar perumahan Alam Sutera, siapa yang tak memujinya. Mulus aspalnya, alus, lebar dan tertata rapih baik penghijauan maupun separatornya. Tetapi hal itu berbanding terbalik dengan yang ada di dekat perbatasan antara kompleks Alam Sutera dengan perkampungan.  Pemandangan sumpek, sesak, sempit, becek, berlubang jauh dari halus apalagi tertata.

 

Hal itu setidaknya hasil pantauan sejak dua bulan belakangan ini. 

 

Salah satunya yang menurut warga sekitar sangat mendesak untuk dibangun layaknya pengembang elite itu  adalah di Jalan Jalur Sutera Barat, Kecamatan Pinang, Alam Sutera, Kota Tangerang.

 

Jalan tersebut dekat dengan perbatasan Panungganan, Kota Tangerang. Padahal menurut warga sejumlah pejabat penting di perusahaan PT Alfa Gold Land itu sering melintasi jalan yang telah lama  mengalami kerusakan tersebut.

Akibat kerusakan tersebut, terjadi kemacetan yang cukup parah,  karena kendaraan harus mengurangi laju kendaraannya untuk melintas.  Kenapa, karena jalan menyempit, berlubang di sana sini dan tak tertata. Hal ini pun banyak dikeluhkan pengendara kendaraan.

"Jalannya jelek banget, menganggu lalu lintas kendaraan. Harusnya segera perbaiki, karena banyak kendaraan yang lewat sini. Jalan ini akses dari Kota Tangerang menuju kawasan Alam Sutera," ujar Bowo, pengendara motor, Senin (27/4/2015).

Sementara menurut warga, jalan tersebut pernah diperbaiki oleh Pemerintah setempat. Namun  jalan kembali rusak akibat sering diguyur hujan.

 

"Sudah pernah diaspal, tapi rusak lagi. Sekarang cuma ditambal sebagian pakai pakai paving blok. Seharusnya Alam Sutera kaya begini membantu, bukan diam saja. Sudah banyak untung masih saja ke masyarakat begini (jalannya)," jelas Wiwit.

BISNIS
Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Setelah 5 Tahun, Menantea Akhiri Operasional Seluruh Gerai April 2026

Selasa, 14 April 2026 | 14:11

Bisnis minuman teh kekinian Menantea yang didirikan oleh Jerome Polin pada 2021, lalu, resmi menghentikan seluruh operasional gerainya pada 25 April 2026, setelah berjalan selama kurang lebih lima tahun.

BANTEN
Dorong Budaya Energi Bersih, Pegawai PLN Banten Ngantor Pakai Kendaraan Listrik

Dorong Budaya Energi Bersih, Pegawai PLN Banten Ngantor Pakai Kendaraan Listrik

Senin, 20 April 2026 | 07:17

PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Banten menjalankan budaya penggunaan energi ramah lingkungan melalui program Clean Energy Day.

BANDARA
AirNav Terapkan Sistem ATMAS, Pangkas Waktu Koordinasi Pilot-ATC hingga Kurangi Potensi Delay

AirNav Terapkan Sistem ATMAS, Pangkas Waktu Koordinasi Pilot-ATC hingga Kurangi Potensi Delay

Minggu, 19 April 2026 | 22:27

AirNav Indonesia melakukan lompatan besar dalam dunia navigasi penerbangan dengan mengimplementasikan Air Traffic Management Automation System (ATMAS).

WISATA
Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Cobain Gudeg Mercon Bu Prih di Hampton Square Pedasnya Bikin Nagih

Jumat, 17 April 2026 | 09:48

Siang kemarin, Kamis 16 April 2026, TangerangNews bersama para wartawan lainnya mencoba kulineran ke Hampton Square di kawasan Gading Serpong. Cuaca di luar terasa memang panas, begitu masuk ke salah satu tenant Gudeg Mercon Bu Prih

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill