Merindukan Rumah di Bawah Naungan Syariah
Sabtu, 13 Juni 2026 | 22:20
Berbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
TANGERANG-Karena tak kuat membayar upah karyawan sekira 2.400 orang, PT. Ching Luh Indonesia II sebuah perusahaan yang terletak di Jalan Raya Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang itu merumahkan karyawannya.
Perusahaan asing yang memproduksi sepatu itu pun terancam bangkrut. Departemen Bidang Industrial Relations, PT Ching Luh Indonesia Adang mengatakan, penyebab pihaknya merumahkan karyawan karena order selalu sepi.
“Kita sudah merumahkan karyawan sejak enam bulan lalu. Ini karena sepinya order. Sebenarnya kita sudah berusaha untuk mempertahankannya. Tetapi, kenyataan memaksa kita untuk merumahkan,” ungkap Adang, hari ini.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang Syafrudin mengakui persoalan PHK massal itu resmi diberitahukan perusahaan ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tangerang sepekan lalu.
"Gejala ketidakmampuan perusahaan berproduksi telah dilaporkan pada enam bulan lalu," tuntasnya.
BACA JUGA : Kenaikan Upah tak pasti jadi penyebab PHK PT Ching Luh Tangerang
TODAY TAGBerbagai kasus kejahatan dan kekerasan justru datang dari tempat yang seharusnya memberikan perlindungan. Baik yang dilakukan oleh orang tuanya sendiri maupun orang lain.
Maraknya parkir liar yang masih menjamur di berbagai titik Kota Tangerang dinilai menjadi penyebab bocornya potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) miliaran rupiah.
Amukan si jago merah meluluhlantakkan delapan unit kios di kawasan Jalan Wadasari 4, RT 04/02, Kelurahan Pondok Betung, Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Sabtu 13 Juni 2026, pagi.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews