Connect With Us

Kabupaten Tangerang Seriusi Sistem Akutansi Berbasis Akrual

Denny Bagus Irawan | Selasa, 15 September 2015 | 20:00

Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berbenah menghadapi sistem baru pelaksanaan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) berbasis akrual sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 Tentang SAP. (Dira Derby / Tangerangnews)

 

TANGERANG-Pemerintah Kabupaten Tangerang terus berbenah menghadapi sistem baru pelaksanaan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP) berbasis akrual sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2010 Tentang SAP.

 

Keseriusan Pemerintahan Kabupaten Tangerang terlihat dengan Menggandeng BPKP (Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan) Provinsi Banten dengan melakukan penandatanganan naskah kerjasama pelaksanaan teknis SIMDA Keuangan (sistem informasi manajeman daerah) antara Pemerintah Kabupaten Tangerang dengan Perwakilan BPKP Provinsi Banten, yang dilaksanakan di Ruang Rapat Wareng Sekretariat Daerah Kabupaten Tangerang, Selasa, (15/9).

 

“Pemerintah daerah wajib mengimplementasikan akuntansi berbasis akrual pada tahun 2015 dalam pengelolaan keuangannya. Hal tersebut tentunya semakin menuntut pengelolaan keuangan daerah dilaksanakan secara lebih tertib,  cermat,  tepat dan akurat serta mampu memberikan informasi yang memadai tentang kondisi keuangan daerah,” ujar Wakil Bupati Tangerang Hermansyah.

 

Karena tak hanya soal keuangan daerah, seluruhnya pun harus akurat seperti aset daerah yang dikelola serta potensi-potensi kekayaan daerah yang ada.

Pemerintah Kabupaten Tangerang dalam hal serius melaksanakan ketentuan tersebut.  Terlebih lagi Pemerintah Kabupaten Tangerang bertekad untuk senantiasa mempertahankan prestasi terbaiknya dalam hal penyajian Laporan Keuangan yang telah berhasil memperoleh opini WTP dari BPK-RI selama tujuh kali berturut-turut sejak tahun 2008.

 

"Untuk itu, kami berharap agar BPKP selalu bersedia mendampingi dan membimbing kami dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang tertib,  transparan,  akuntabel dan dapat dipercaya serta tetap dipertahankannya opini WTP pada Pemerintah Kabupaten Tangerang," ucap Hermansyah.

 

KAB. TANGERANG
PA Tigaraksa Catat 5.124 Kasus Perceraian, Judol Jadi Faktor Terbanyak Keretakan Rumah Tangga

PA Tigaraksa Catat 5.124 Kasus Perceraian, Judol Jadi Faktor Terbanyak Keretakan Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 19:47

Pengadilan Agama (PA) Tigaraksa mencatat sebanyak 5.124 kasus perceraian pasangan suami-istri di wilayah Kabupaten Tangerang dan Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam periode Januari hingga Agustus 2026.

TANGSEL
Pria Ngaku Anggota KPK Sekap Nenek 70 Tahun di Serpong

Pria Ngaku Anggota KPK Sekap Nenek 70 Tahun di Serpong

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:27

Seorang pria berinisial EJ, 45, diringkus Jajaran Unit Reskrim Polsek Serpong lantaran melakukan aksi penipuan disertai penyekapan seorang perempuan lanjut usia berinisial ITS, 70.

BANTEN
Polda Banten Kerahkan 5 Unit Watercannon, Kirim Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Polda Banten Kerahkan 5 Unit Watercannon, Kirim Air ke Wilayah Terdampak Kekeringan

Senin, 10 Agustus 2026 | 19:50

Polda Banten mengerahkan sebanyak 5 unit armada Watercannon guna menyalurkan air bersih pada wilayah yang mengalami krisis air bersih di wilayah tersebut.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill