Connect With Us

Pemkab Tangerang Bangun 1.000 Rumah Untuk Warga Miskin

Advertorial, Denny Bagus Irawan | Kamis, 29 Oktober 2015 | 10:56

Pemkab Tangerang Bangun 1.000 Rumah Untuk Warga Miskin (Dira Derby / Tangerangnews)




TANGERANG-Pemerintah Kabupaten Tangerang pada akhir tahun 2015 ini  akan membangun sebanyak 1.000 unit rumah padat kumuh melalui Program Gerakan Bersama Rakyat Atasi Kawasan Padat Kumuh dan Miskin (Gebrak Pakumis) untuk mengatasi pemumikan kumuh dan masyarakat miskin.

Sasaran dari program tersebut adalah kawasan permukiman kumuh seperti rumah tidak layak huni, prasarana sarana dan utilitas yang buruk serta rumah yang tak  memadai tingkat kesehatan lingkungannya.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Tangerang Hery Haryanto mengatakan, 1.000 unit rumah itu akan tersebar  di 10 kecamatan dari 29 kecamatan yang ada di Kabupaten Tangerang.

“Rumah yang akan dibangun rumah dari semi permanen menjadi permanen,” terangnya, hari ini.

Ke-10 kecamatan yang mendapat kesempatan rumahnya dibangun adalah Kecematan Teluknaga, Kecematan Pakuhaji, Kecematan Sepatan Timur, Kecematan Kronjo, Kecematan Mekar Baru, Kecematan Sukamulya, Kecematan Gunung Kaler, Kecematan Jambe, Kecematan Tigaraksa dan Kecematan Kemri.

Ketua Unit Pelaksana Teknis  Kecamatan Teluknaga Abi Sanjaya menyatakan, dalam program Gebrak Pakumis dapat menata kehidupan masyarakat lebih baik lagi.

 “Sebab, masih banyak rumah padat kumuh dan padat di wilayah Teluknaga. Dengan adanyan program ini akan banyak membantu kualitas rumah layak huni masyarakat di Teluknaga,” kata Abi.

Tahun ini Kecematan Teluknaga  mendapatkan perbaikan 148 unit rumah padat kumuh miskin atau Kelompok Penerima Manfaat (KPM), tersebar di empat desa yaitu Desa Lemo 44 KPM, Desa Muara 62 KPM, Desa Tegal Anus 20 KPM, dan Desa Babakan Asam 22KPM.

“Kalau untuk Desa Lemo ada 44 KPM, ada di RT 04 sebanyak 22 KPM, dan RT 03 sebanyak22 KPM,” kata Abi.


NASIONAL
Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Polisi Selidiki Viral Teh Kemasan Berbusa yang Dibagikan ke Massa Aksi 28 Oktober

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:04

Polda Metro Jaya akan menyelidiki viralnya video teh kemasan berbusa yang beredar di media sosial setelah aksi penyampaian aspirasi pada 28 Oktober 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

KAB. TANGERANG
Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Bapenda Tangerang Sebut Aturan LSD Berpotensi Kurangi Pendapatan Daerah dari Properti dan Investasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:14

Regulasi lahan sawah dilindungi (LSD) dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 4 Tahun 2026 berpotensi memengaruhi pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Tangerang pada 2027 mendatang.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill