Connect With Us

Lokalisasi di Dadap Tangerang Segera Disulap Jadi Masjid

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 2 Desember 2015 | 14:00

Lokalisasi Dadap, Kabupaten Tangerang. (Rangga A Zuliansyah / Tangerangnews)

TANGERANG - Pemerintah Kabupaten Tangerang bersama Forum Komunikasi Pimpinan Daerah menggelar rapat koordinasi membahas rencana penertiban bangunan lokalisasi prostitusi di Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

 

Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar meminta masyarakat turut serta membantu pemerintah,  agar proses penertiban bangunan lokalisasi prostitusi di kota berjuluk seribu industri itu terbebas dari permasalahan prostitusi.

 

“Setidaknya pada 2016 semua bangunan yang menjadi tempat prostitusi tersebut sudah bersih,” ujar  Zaki, hari ini.

 

Zaki meminta kepada semua elemen harus di libatkan dalam prosesnya nanti, jangan sampai terjadi reaksi dari penghuni lokalisasi tersebut.

 

“Dan kepada semua pihak terkait diharapkan melakukan sosialisasi terlebih dahulu sehingga penghuni lokalisasi tersebut bisa mengetahui dengan jelas,” jelasnya.

 

Pemerintah Kabupaten Tangerang menargetkan penggusuran lokalisasi Dadap, Kosambi, akan selesai pada 2016.

 

Sebagai gantinya, di bekas lokalisasi tersebut akan dibangun masjid raya dan Islamic Center.

 

”Salah satu pertimbangannya untuk mengubah mental masyarakat dan image daerah tersebut, masjid raya dan Islamic Center tersebut dibangun untuk kebutuhan utama sarana keagamaan masyarakat," ujarnya.

 

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Irman Sugema mengatakan, penertiban lokalisasi Dadap merupakan bagian dari rencana besar pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang dalam menata pesisir utara Tangerang.

 

“Kami sangat mengapresiasi sekali tindakan Pemerintah Kabupaten Tangerang tersebut, kami akan mendukung penuh usaha tersebut. Masalah lokalisasi ini merupakan bukan masalah pemerintah kabupaten Tangerang saja tetapi juga masalah yang dihadapi setiap daerah lain bahkan masalah Negara,” tandasnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

AYO! TANGERANG CERDAS
Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Pemprov Banten Prioritaskan Jurusan Berbasis AI dan Industri di SMK

Rabu, 15 Juli 2026 | 19:47

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten menyiapkan evaluasi sejumlah program keahlian di sekolah menengah kejuruan (SMK) untuk menyesuaikan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan teknologi.

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

BISNIS
Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38

Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill