Connect With Us

10 Polsek di Kabupaten Tangerang Masuk Polda Banten

Denny Bagus Irawan | Selasa, 26 Januari 2016 | 19:08

Kapolda Banten Brigadir Jenderal Boy Rafli Amar. (antara / asep fathulrahman)

 

TANGERANG-Sebanyak 10 polsek di Polres Tangerang Kabupaten beralih wilayah hukum dari Polda Metro Jaya ke Polda Banten. Hal itu sesuai dengan surat keputusan yang telah dikeluarkan Kepala Polisi Republik Indonesia Jenderal Badrodin Haiti.

Dalam surat keputusan yang dikeluarkan Kapolri, 10 Polsek itu yakni Polsek Balaraja, Polsek Cikupa, Polsek Tiga Raksa, Polsek Cisoka, Polsek Mauk, Polsek Rajeg, Polsek Kresek, Polsek Kronjo, Polsek Pasar Kemis, dan Polsek Panongan.

Dengan adanya pemindahan ini, Polda Banten saat ini membawahi 95 Polsek dan lima Polres. "Informasi yang kami terima begitu sudah ditandatangan Kapolri, tapi suratnya belum dikirim," ujar Kapolda Banten Brigjen Pol Boy Rafli Amar di Gedung PTIK, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (26/1/2016).

Menurut mantan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Humas Polri itu, pemindahan ini dilakukan berdasarkan hasil kajian internal yang telah dilakukan Mabes Polri dimana didasarkan pertimbangan sisi geografis sehingga lebih efektif dalam proses pengurusan administrasinya.

"Dari geografis dilihat akan lebih efektif apabila digabungkan dengan polres yang dekat. Efektivitas dan wilayah perbantuan dari Polsek kepada Polres kota atau kabupaten," jelas Rafli.

Jenderal bintang satu itu menampik bila bertambahnya 10 polsek ke wilayah Polda Banten itu akan menambah beban pekerjaan bagi Polda Banten.

Menurut Boy hal ini karena setiap Polsek sudah memiliki koordinasi dengan baik, sudah memiliki kantor, sumber daya manusia, serta keuangan sendiri.

Boy juga menyambut baik proses pemindahan ini karena instansi hukum lain seperti pengadilan serta kejaksaan sudah berpindah ke wilayah hukum Banten.

"Tidak perlu dikhawatirkan, sekarang ini ada semangat persatuan Banten karena pengadilan sudah, kejaksaan sudah, pihak kepolisian menyesuaikan, aparat penegak hukum lain jadi satu kesatuan," pungkas Boy.

 

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

SPORT
Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Pesta Gol di Kandang Lawan, Persita Tangerang Bantai Persik Kediri 1-5

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:57

Berlaga di kandang lawan justru tidak membuat Persita Tangerang gentar. Skuad berjuluk Pendekar Cisadane mampu menekuk lutut Persik Kediri dengan skor telak 1-5 dalam laga pekan kedelapan Super League 2026-2027 yang digelar di Stadion Brawijaya

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill