Connect With Us

Lokalisasi Dadap Tangerang Sudah Sepi

Denny Bagus Irawan | Rabu, 30 Maret 2016 | 14:13

Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk menggusur lokalisasi di Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang sepertinya akan berjalan lancar. Pasalnya, lokalisasi di sana sudah tampak sepi ditinggal oleh penghuninya, Rabu (30/3/2016). (Dira Derby / TangerangNews.com)

TANGERANG-Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk menggusur lokalisasi di Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang sepertinya akan berjalan lancar. Pasalnya,  lokalisasi di sana sudah tampak sepi ditinggal oleh penghuninya, Rabu (30/3/2016).

Pantauan di lokasi, sebagian besar bangunan yang merupakan kafe dangdut serta sejumlah  hunian warga terlihat tertutup dan tidak ada penghuni yang keluar-masuk maupun yang  berada di sekitar bangunan tersebut.

Bangunan yang merupakan kafe dangdut di sana, tidak ada satupun yang terlihat ada penghuninya. Ada pintu kafe dangdut yang ditutup rapat dan ada yang dibiarkan terbuka begitu saja. Setiap bangunan

Tidak ada penerangan dari dalam bangunan kafe. Sekilas, terlihat masih ada perabotan yang biasanya digunakan saat kafe beroperasi, seperti sofa dan meja kayu.

Para wanita pekerja seks di sana menurut Andika warga setempat, mulai pulang kampung sejak dua pekan yang lalu, bertepatan dengan sosialisasi penertiban lokalisasi Dadap oleh Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar, 14 Maret 2016.

"Sudah mulai pulang kampung sedikit demi sedikit. Ada yang baru minggu kemarin pulangnya. Enggak tahu pulang ke mana, katanya sih pulang kampung saja," kata .

Seluruh bangunan yang akan ditertibkan telah diberi tanda silang warna merah beserta nomor oleh petugas Satpol PP. Pemkab Tangerang baru mau melayangkan Surat Peringatan Pertama (SP1) pada Senin (4/4/2016) mendatang. Adapun penertiban rencananya dilangsungkan pada akhir Mei 2016.

Dari data Pemkab Tangerang, tercatat ada 72 kafe remang-remang yang sekaligus digunakan sebagai tempat prostitusi. Adapun beberapa bangunan tersebut berada di jarak 10-20 meter sebelah kiri Jalan Raya Dadap yang merupakan tanah milik negara berupa sungai yang telah diuruk.

AKP Supriyanto, Kapolsek Teluknaga mengatakan, Beberapa pemilik kafe bahkan sudah membongkar bangunan semi-permanen milik mereka yang selama ini dijadikan tempat mesum itu.

"Seluruh kafe sudah tutup. Tidak beroperasi lagi di malam hari, " kata Kapolsektro.  Supriyanto juga menuturkan, para pemilik kafe di sana juga sudah angkat kaki bersama para wanita pekerja seksnya.

"Malah, sudah ada pemilik kafe yang membongkar sendiri bangunan miliknya," kata Supriyanto. Kendati demikian, Supriyanto menuturkan, pihaknya masih melakukan apel dan pengawasan di sepanjang Jalan Dadap Gili setiap malam.

Perihal antisipasi penyebaran para wanita pekerja seks di sana, Kata Supriyanto, polisi sudah berkoordinasi dengan Pemkab Tangerang.
"Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Dinas Sosial Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk menjaring dan menertibkan para wanita pekerja seks Dadap, " katanya.

TANGSEL
Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Pemkot Tangsel Salurkan Hampir 1 Juta Liter Air ke Warga Terdampak Kekeringan

Sabtu, 12 September 2026 | 17:08

Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang Selatan (Tangsel) menggencarkan langkah antisipasi dan penanganan darurat bencana di wilayahnya.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

SPORT
Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Pastikan Kelancaran MotoGP Mandalika 2026, PLN Siapkan 500 Personel dan Sistem Listrik Berlapis

Senin, 14 September 2026 | 11:09

PT PLN (Persero) menyiapkan sistem kelistrikan berlapis untuk mendukung pelaksanaan MotoGP 2026 di Mandalika International Circuit, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, pada 9–11 Oktober 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill