Connect With Us

Mayat Wanita Hamil Terpotong-potong ditemukan di Cikupa Tangerang

Denny Bagus Irawan | Rabu, 13 April 2016 | 11:00

Ilustrasi Mutilasi. (Raden Bagus Irawan / @TangerangNews.com)

 

TANGERANG-Sesosok mayat wanita yang sedang hamil dan belum diketahui identitasnya ditemukan petugas kepolisian di Telagasari Cikupa, Kabupaten Tangerang. Mayat tersebut ditemukan pagi ini, Rabu (13/4/2016).  

 

“Dugaan lagi hamil lima bulan,  saat ini petugas sudah evakuasi mayat tersebut ke RSUD Kabupaten Tangerang,” kata Kapolsek Cikupa Kompol Gunarko saat dihubungi. Baca Juga :  Terdengar Suara Ribut dengan Suami

 

Menurut Kapolsek, usia korban ditaksir sekitar 30 sampai 40 tahun tanpa mengenakan busana. “Jadi dipotong pada kaki dan tangan. Usia sekitar 30 tahunan sampai 40 tahunan bugil, rambunya panjang,” ujar Kapolsek.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

KAB. TANGERANG
Dinkes Kabupaten Tangerang Perkuat Faskes Antisipasi Virus Nipah

Dinkes Kabupaten Tangerang Perkuat Faskes Antisipasi Virus Nipah

Jumat, 30 Januari 2026 | 20:29

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Tangerang mulai memperkuat fasilitas kesehatan (faskes) sebagai upaya mengantisipasi potensi temuan penyebaran virus Nipah di wilayahnya.

NASIONAL
BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

BMKG Bantah Narasi OMC Jadi Bom Waktu Picu Cuaca Tak Stabil

Jumat, 30 Januari 2026 | 09:15

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) membantah narasi yang beredar di media sosial terkait Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) yang disebut-sebut dapat menjadi “bom waktu” dan memicu cuaca tidak stabil jika dilakukan secara terus-menerus.

TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill