Connect With Us

Mayat Wanita Hamil Terpotong-potong ditemukan di Cikupa Tangerang

Denny Bagus Irawan | Rabu, 13 April 2016 | 11:00

Ilustrasi Mutilasi. (Raden Bagus Irawan / @TangerangNews.com)

 

TANGERANG-Sesosok mayat wanita yang sedang hamil dan belum diketahui identitasnya ditemukan petugas kepolisian di Telagasari Cikupa, Kabupaten Tangerang. Mayat tersebut ditemukan pagi ini, Rabu (13/4/2016).  

 

“Dugaan lagi hamil lima bulan,  saat ini petugas sudah evakuasi mayat tersebut ke RSUD Kabupaten Tangerang,” kata Kapolsek Cikupa Kompol Gunarko saat dihubungi. Baca Juga :  Terdengar Suara Ribut dengan Suami

 

Menurut Kapolsek, usia korban ditaksir sekitar 30 sampai 40 tahun tanpa mengenakan busana. “Jadi dipotong pada kaki dan tangan. Usia sekitar 30 tahunan sampai 40 tahunan bugil, rambunya panjang,” ujar Kapolsek.

WISATA
PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

PLN Sulap Potensi Desa Bandung Pandeglang Jadi Wisata Ramah Lingkungan 

Kamis, 3 September 2026 | 10:45

PLN Group mengembangkan Desa Bandung, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang, Banten, menjadi kawasan wisata berbasis energi bersih melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Desa Berdaya Eco-Wisata SiNyonya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Menkeu Suahasil Sebut Rencana Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Belum Punya Anggaran Khusus

Jumat, 25 September 2026 | 10:54

Rencana pemerintah menggratiskan biaya pendidikan negeri dari jenjang sekolah dasar hingga perguruan tinggi masih dalam tahap penyusunan.

NASIONAL
Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Soroti Relasi Kuasa Dugaan Pelecehan Seksual di Satpol PP Tangerang, Ombudsman Desak Usut Transparan

Minggu, 27 September 2026 | 20:40

Ombudsman Republik Indonesia (RI) menyoroti dugaan kasus pelecehan seksual oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang Ana Supriyatna yang dinilai terdapat relasi kuasa di dalamnya.

BANTEN
Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Meski Abu Vulkanik Anak Krakatau Mereda, Dokter Ingatkan Risiko yang Mengintai Kesehatan Pernapasan 

Selasa, 29 September 2026 | 08:37

Erupsi Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda yang berlangsung sejak awal September 2026 mulai mereda. Namun, paparan abu vulkanik yang sebelumnya menyebar ke sejumlah wilayah tetap perlu menjadi perhatian karena dapat berdampak pada kesehatan

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill