Connect With Us

Anjing Tewas Diracun Sianida, Pasangan di BSD Serpong Lapor ke PMJ

Denny Bagus Irawan | Minggu, 13 Maret 2016 | 18:18

Ilustrasi anjing. (Dira Derby / TangerangNews.com)

 

 

TANGERANG-Karena ketakutan,  pasangan yang sudah memiliki umur, yakni Antonius Timerman dan Felicia Hardojo khawatir kasus kematian anjingnya memiliki pesan kepada keduanya, karenanya pasangan ini melaporkan kasus kematian dua ekor anjing peliharaan mereka, ke Polda Metro Jaya (PMJ). Antonius mengatakan, anjing ras Labrador hitam bernama Lady dan Golden Retriever bernama Candy itu tewas setelah memakan potongan ayam goreng yang mengandung racun sianida.

 

"Yang betina, namanya Lady usia 3,5 tahun dan Golden Retriever betina bernama Candy umur setahun," terang Antonius warga BSD Serpong, Tangerang.

 

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 19.30 WIB, Sabtu 5 Maret lalu. Dia tak curiga dan tak sempat melarang satwa kesayangannya itu memakan potongan ayam. Selang 30 menit, Lady dan Candy mati.

 

Selain kedua betina, 2 anjing jantannya jenis Beagle bernama Bilbo dan jenis Golden Retriever bernama Yoki juga turut memakan ayam, meski tak sebanyak anjing betina. 2 Anjing pejantan itu pun jatuh sakit dan dalam kondisi kritis di Klinik Satwa Rajanti, Serpong.

 

"Kurang 30 menit tewas (Lady dan Candy). Yang kritis Yoki usia 2,5 tahun dan Bilbo usianya 3,5 tahun. Mereka jantan. Yoki dan Bilbo dirawat di Rajanti Serpong," jelas Antonius.

Mereka khawatir, peristiwa ini akan berakhir pada perampokan, karena sebelumnya pernah juga terjadi dengan modus yang sama.

"Dulu sempat ada kasus dimana ada modus anjing diracuni dulu, setelah anjing mati beberapa minggu kemudian, rumah pemilik itu dirampok. Kami ada kekhawatiran ada modus itu. Kami juga minta ada pengamanan," tutur Felicia.

 

Dalam laporan polisi, tertera pasal penganiayaan terhadap satwa berpemilik, yaitu Pasal 302 dan atau Pasal 406 KUHP.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

KOTA TANGERANG
Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Cari Informasi Keimigrasian Lebih Mudah, Warga Tangerang Bisa Akses Layanan SAPA Imigrasi

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:28

Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non TPI Tangerang terus memperkuat komitmennya dalam memberikan pelayanan publik yang profesional dan responsif.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill