Connect With Us

Kebakaran di Pusat Rehabilitasi Rusia, 12 Orang Tewas

EYD | Selasa, 15 Maret 2016 | 07:03

Ilustrasi kebakaran (Istimewa / TangerangNews)

TANGERANG – Kebakaran terjadi di sebuah pusat rehabilitasi di Rusia. Sebanyak 12 orang tewas dalam insiden maut tersebut.

Komite Investigasi Rusia yang menyelidiki kejahatan-kejahatan serius menyatakan, jasad ke-12 orang tersebut ditemukan di gedung hunian yang berada di wilayah Bashkortostan. Di antara para korban tersebut, dua orang di antaranya wanita.

"Mereka semua diyakini sebagai anggota sebuah pusat rehabilitasi sosial. Identitas mereka tengah diselidiki," kata para penyelidik seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (15/3/2016).

Warga setempat mengatakan, gedung satu lantai tersebut digunakan sebagai pusat rehabilitasi narkoba swasta. Gedung yang jendela-jendelanya berjeruji besi tersebut berlokasi di kota Sterlitamak, sekitar 1.200 kilometer sebelah timur Moskow, Rusia.

"Berdasarkan penampakan jasad-jasad, mereka tewas akibat keracunan karbon monoksida," kata kepala dinas darurat di Bashkortostan, Marat Latypov, kepada kantor berita Interfax.

Dia menambahkan, kondisi jendela yang berjeruji besi menyebabkan para korban tak bisa menyelamatkan diri. Kebakaran tersebut dilaporkan terjadi pada Senin (14/3) sekitar pukul 03.00 waktu setempat dan butuh waktu nyaris dua jam untuk dipadamkan.

Menurut kepala wilayah Bashkortostan, Rustem Khamitov, para korban sedang menjalani terapi untuk membuang "kebiasaan-kebiasaan berbahaya". Dia pun menyerukan penyelidikan untuk mengetahui mengapa "12 orang tinggal di dalam ruangan kecil dengan jendela berjeruji dan pintu logam."

BISNIS
Rupiah Melemah ke Rp17.400 per Dolar AS, Bank Indonesia Bakal Lakukan Intervensi

Rupiah Melemah ke Rp17.400 per Dolar AS, Bank Indonesia Bakal Lakukan Intervensi

Selasa, 5 Mei 2026 | 18:14

Bank Indonesia buka suara setelah nilai tukar rupiah menyentuh kisaran Rp17.400 per dolar AS, salah satu level terlemah di tengah tekanan global.

MANCANEGARA
Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Dampak Perang Timur Tengah, Prabowo Sebut Indonesia Harus Siap-siap

Selasa, 10 Maret 2026 | 09:21

Presiden Prabowo Subianto mengingatkan situasi geopolitik dunia yang memanas, terutama konflik di kawasan Timur Tengah, berpotensi menimbulkan dampak bagi berbagai sektor di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill