Connect With Us

Reklamasi Tetap Berjalan di Pesisir Utara Tangerang

Denny Bagus Irawan | Jumat, 22 April 2016 | 17:00

Proyek reklamasi Pulau A yang berada di daerah Dadap, Kabupaten Tangerang masih berjalan Jumat (22/4/2016). (@TangerangNews.com / Raden Bagus Irawan)

TANGERANG-Proyek reklamasi Pulau A dan B yang berada di daerah Dadap, Kabupaten Tangerang masih berjalan.  Hal itu terlihat pada Jumat (22/4/2016). Kedua lokasi yang dapat diakses dengan menggunakan perahu dari dekat lokalisasi Dadap itu cukup dekat, hanya sekitar 15 menit dengan kecepatan sekitar 10 Km/jam.

 

Sedangkan jika ingin melihat dari jalur darat, masyarakat umum akan kesulitan,  karena satu-satunya akses yang arahnya lurus terus melewati Jalan Raya Perancis sampai mendapati jalanan yang penuh dengan tanah dan truk-truk besar di sekelilingnya, terbatas. Video : Reklamasi Tetap Berjalan di Pesisir Utara Tangerang

 

Tidak bisa sembarang orang bisa masuk ke sana, karena area proyek. Dengan menyewa perahu, jarak semakin dekat dan mudah melihat beberapa alat berat yang masih bekerja. Setidaknya hal itu terlihat di dua pulau, yakni pulau A dan B. Di pulau A terdapat  balon udara yang berukuran besar berwarna merah  dengan bertuliskan "PIK 2".

Reklamasi

 

Pada pulau A, setidaknya, sekitar delapan alat berat terlihat dengan jelas masih beroperasi untuk menguruk tanah di sana. Hal itu meliputi eskavator dan truk yang membawa tanah untuk menimbun laut. Pada pulau A, tidak ada terlihat satu bangunan yang telah selesai. Yang terlihat hanya batu besar yang jumlahnya banyak dan sudah disiapkan di pinggir timbunan tanah untuk dibuat tanggul.

 

Meski begitu, tidak bisa pulau itu untuk dikunjungi atau tak biusa  menginjakan kaki di pulau tersebut. Akan ada petugas yang akan melarangnya. "Kita enggak bisa ke pulaunya, bukan karena akan kandas perahu ini, tetapi karena emang enggak boleh, ada petugasnya yang melarang,” Udin Tukang, seorang nelayan yang menyewakan perahu.  

 

 

Tampak ketika didekati, para pekerja masih melakukan aktivitas pengurukan pada pantai. Pulau yang sudah diiklankan untuk menjadi perumahan dengan harga sekitar Rp500-600 juta tersebut,  terlihat berdekatan dengan pergudangan.

 

Pulau A dengan pulau B jauh sekali perbedaannya. Pulau B yang sebagian pulau-nya merupakan batas dari wilayah DKI Jakarta, sudah terdapat bangunan dan pasirnya pun sudah dilapisi pasir putih. Tampak ada sejumlah petugas yang duduk di dalam pos keamanan serta di dalam perahu yang diduga telah mengambil pasir putih. “Itu perahu itu menyedot pasir putih, tuh lihat pasirnya. Kalau yang ini (pakai) memang cepat pengerjaannya, ini baru satu tahun lah sudah seperti ini,” tambah Udin yang tinggalnya berdekatan dengan kedua pulau tersebut.

reklamasi

 

Di sekeliling Pulau A dan B, ada kampung nelayan yang membentang luas di sepanjang pesisir Pulau Jawa, baik dari Jakarta hingga ke wilayah Tangerang. Beberapa titik di dekat kedua pulau tersebut juga nampak tumpukkan pasir putih yang belum menyatu dengan bagian Pulau A dan B.

KOTA TANGERANG
Kota Tangerang Bakal Atur Zonasi dan Izin Toko Modern Agar Tidak Ganggu Usaha Kecil

Kota Tangerang Bakal Atur Zonasi dan Izin Toko Modern Agar Tidak Ganggu Usaha Kecil

Jumat, 25 September 2026 | 22:05

Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tangerang mendorong percepatan pengesahan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penataan Pusat Perbelanjaan dan Toko Swalayan.

BANTEN
Datangi Keluarga 2 Jurnalis Hilang di Tangerang, Gubernur Banten Kenang Obrolan 3 Jam Bersama Korban

Datangi Keluarga 2 Jurnalis Hilang di Tangerang, Gubernur Banten Kenang Obrolan 3 Jam Bersama Korban

Jumat, 25 September 2026 | 21:44

Gubernur Banten Andra Soni memberikan santunan sekaligus dukungan moril secara langsung kepada keluarga dua jurnalis yang hilang dalam perjalanan menuju Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda, Jumat 25 September 2026.

TANGSEL
Pilar Minta Warga Laporkan Tetangga yang Masih Bakar Sampah Sembarangan 

Pilar Minta Warga Laporkan Tetangga yang Masih Bakar Sampah Sembarangan 

Jumat, 25 September 2026 | 10:37

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meminta masyarakat tidak ragu melaporkan warga yang masih membakar sampah secara sembarangan di lingkungan permukiman.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill