Fenomena Sarjana Pengangguran
Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:50
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TANGERANG-Pasca kasus mutilasi, Nur Atikah alias Nuri atau The Atikah di sebuah kontrakan Kampung Telaga Sari, Desa Telaga Sari, RT12/01, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, warga sekitar kerap melihat penampakan.
Wati salah seorang tetangga korban mengatakan, setelah penemuan jasad korban yang sudah terpotong, di pagi hari salah seorang warga yang tinggal dikontrakan tersebut mendadak kesurupan.
"Tadi pagi ada yang kesurupan, kesurupan arwah si mbak yang dimutalisi. Dia bilang 'dimana kaki saya, saya orang lebak, tolong temukan anggota tubuh saya',"ungkapnya menirukan ucapan warga yang kesurupan.
Tak hanya itu, warga pun kerap mencium bau busuk yang tiba-tiba saja menghilang yang mengakibatkan, para penghuni kontrakan sedikit demi sedikit meninggalkan kontrakan milik H. Maliek tersebut dikarenakan takut.
"Kontrakannya juga udah sepi soalnya, pada pindah gara-gara takut dihantuin," tambahnya. Saat ini, kondisi kontrakan H Malik yang berjumlah 17 pintu sudah sepi. Tidak ada satupun penghuni yang masih bertahan.
"Mereka pindah, ada yang takut, katanya ada yang melihat penampakan, ada juga yang enggak mau ditanyain polisi," ujar Nasir, warga sekitar.
Lagu lama berulang kembali, pengangguran dari gelar sarjana semakin banyak. Realitasnya gelar sarjana ternyata bukan jaminan seseorang akan terhindar dari ancaman pengangguran.
TODAY TAGSedang mencari destinasi liburan keluarga yang seru, edukatif dan penuh warna? Mal Ciputra Tangerang kembali menghadirkan event tematik menarik bertajuk "Under The Sea" yang berlangsung mulai 7 Agustus hingga 6 September 2026
Perayaan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Kecamatan Curug tahun ini tidak hanya diwarnai kegiatan seremonial. Tetapi juga menjadi sarana pembinaan atlet muda melalui gelaran Paramount Petals Cup 2026.
Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews