Tagihan Listrik Membengkak Meski Tarif Tak Naik, PLN Ungkap Penyebabnya
Jumat, 15 Mei 2026 | 11:21
PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
TANGERANG-Ratusan warga memadati lokasi terjadinya pembunuhan yang disertai mutilasi terhadap Nur Astiyah alias Nuri, 34, di rumah kontrakan Kampung Telaga Sari, Desa Telaga Sari, RT 12/01, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang, yang rencananya akan dilakukan rekonstruksi oleh kepolisian, Sabtu (23/4/2016).
Para warga ini tampak memadati jalan kecil di depan kontrakan yang berada di kawasan padat penduduk ini. Kebanyakan mereka penasaran ingin melihat tersangka pemutilasi, Kusmayadi alias Agus.
Rekonstruksi sendiri dijadwalkan pukul 10.00 WIB oleh tim gabungan Polda Mero Jaya dan Polresta Tangerang. Rekonstruksi ini dilakukan untuk melengkapi berkas perkara tersangka.
TKP pembunuhan sendiri berada di kontrakan milk H Malik di lantai dua kamar nomor 07. Di depan pintu kamar masih terpasang garis polisi. Warga ingin menyaksikan langsung tersangka yang tega membunuh Nuri sekaligus melihat jalannya rekonstruksi. “Penasaran saja mau lihat langsung saya, kok bisa ada orang setega itu,” ujar Risan, warga sekitar.
PT PLN (Persero) menjelaskan penyebab tagihan listrik pelanggan yang kerap berubah meski tarif dasar listrik tidak mengalami kenaikan sejak Juli 2022.
TODAY TAGPenggunaan pembayaran digital di Provinsi Banten terus melonjak sepanjang awal 2026. Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Banten mencatat nilai transaksi menggunakan QRIS mencapai lebih dari Rp34 triliun.
Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengklaim siswa dari keluarga kurang mampu memiliki peluang lebih besar untuk masuk sekolah yang diinginkan melalui Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027.
PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memberikan klarifikasi terkait oknum petugas kargo Bandara Soekarno-Hatta yang diduga melakukan tindak pidana pencurian ratusan tas ekspor Lululemon dengan kerugian senilai Rp1 miliar.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews