Nikmati Kopi Sambil Merasakan Kehangatan Pelayanan Penyandang Disabilitas di Bisa Cafe Karawaci
Minggu, 26 Juli 2026 | 21:38
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TANGERANG- Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Ajun Komisaris Besar Sutarmo mengungkap pengakuan tiga tersangka yang membunuh Enno Parinah perempuan yang tewas dengan pacul yang menancap di bagian kemaluannya, Jumat (13/5/2016) lalu. Ketiga tersangka yang dimaksud adalah Rahmat ,15, R , dan IP .
"Korban dibekap pakai bantal sampai lemas. Setelah itu, tersangka memerkosa korban secara bergantian, baru membunuhnya dengan menancapkan pacul ke bagian tubuhnya," kata Sutarmo, Senin (16/5/2016).
Ketika para tersangka berusaha membunuh dengan menancapkan pacul ke bagian tubuh korban, saat itu, Enno masih dalam kondisi hidup. Awalnya, tersangka mengaku ingin membunuh korban dengan pisau.
Namun, karena yang didapati hanyalah pacul, maka benda itu yang akhirnya digunakan untuk membunuh Enno.
Dari ketiga tersangka, salah satunya, Rahmat disebut sebagai pacar dari Enno. Rahmat sendiri masih duduk di bangku SMP.
Kasus ini masih ditangani lebih lanjut oleh Polres Metro Tangerang bersama Polda Metro Jaya. Sutarmo memastikan, penanganan kasus Enno akan lebih hati-hati, karena melibatkan pelaku di bawah umur.
Menikmati secangkir kopi hangat kini tidak hanya sekadar soal rasa, tetapi juga tentang merayakan kesetaraan.
TODAY TAGDi tengah masifnya penggunaan media sosial dan layanan digital, ancaman kejahatan siber kian mengintai celah keamanan finansial masyarakat.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews