Pemkab Tangerang Perkuat Pengendalian Inflasi Daerah Dampak Krisis Global
Jumat, 24 April 2026 | 15:45
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkuat pengendalian inflasi daerah akibat situasi geopolitik dunia.
TANGERANG- Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang Ajun Komisaris Besar Sutarmo mengungkap pengakuan tiga tersangka yang membunuh Enno Parinah perempuan yang tewas dengan pacul yang menancap di bagian kemaluannya, Jumat (13/5/2016) lalu. Ketiga tersangka yang dimaksud adalah Rahmat ,15, R , dan IP .
"Korban dibekap pakai bantal sampai lemas. Setelah itu, tersangka memerkosa korban secara bergantian, baru membunuhnya dengan menancapkan pacul ke bagian tubuhnya," kata Sutarmo, Senin (16/5/2016).
Ketika para tersangka berusaha membunuh dengan menancapkan pacul ke bagian tubuh korban, saat itu, Enno masih dalam kondisi hidup. Awalnya, tersangka mengaku ingin membunuh korban dengan pisau.
Namun, karena yang didapati hanyalah pacul, maka benda itu yang akhirnya digunakan untuk membunuh Enno.
Dari ketiga tersangka, salah satunya, Rahmat disebut sebagai pacar dari Enno. Rahmat sendiri masih duduk di bangku SMP.
Kasus ini masih ditangani lebih lanjut oleh Polres Metro Tangerang bersama Polda Metro Jaya. Sutarmo memastikan, penanganan kasus Enno akan lebih hati-hati, karena melibatkan pelaku di bawah umur.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memperkuat pengendalian inflasi daerah akibat situasi geopolitik dunia.
TODAY TAGKantor Regional I PT Angkasa Pura Indonesia (Injourney Airports) menyatakan kesiapan penuh untuk melayani keberangkatan jemaah haji tahun 1447H/2026.
Seiring dengan perkembangan desain arsitektur dan interior yang semakin dinamis, kebutuhan akan elemen pendukung ruang pun ikut mengalami perubahan. Ruang kini tidak lagi bersifat statis, melainkan terus bertransformasi mengikuti fungsi
Hampir setiap hari kita dihujani dengan kabar tentang kasus kejahatan termasuk pembunuhan yang sebagian besar pelakunya terindikasi menggunakan miras dan obat-obatan terlarang.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews