Connect With Us

Polres Tangerang Buru Pelaku Pembunuh Pacul Dimasukan Kemaluan

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 14 Mei 2016 | 14:30

Mayat Korban Enno Fariha, 18, seorang karwayati PT Polyta Global Mandiri, Pergudangan Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, diduga menjadi korban pemerkosaan dan juga pembunuhan sadis. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

TANGERANG-Petugas Polres Metro Tangerang masih memburu pelaku pembunuhan secara sadis kepada Enno Fatiha,18, karyawati PT Polyta Global Mandiri, Kosambi, Kabupaten Tangerang yang kemaluannya dimasukan pacul.

 

“Kami meminta kepada masyarakat untuk  tenang dan memberikan waktu kepada kami untuk bekerja dalam mengungkap kasus ini,” ujar Kasubag Humas Polres Metro Tangerang Kota, Kompol Triyani kepada wartawan, Sabtu (14/5/2016).

 

Menurutnya, polisi bukan tidak mau memberikan keterangan kepada media, tetapi hal itu dikhawatirkan akan membuat proses penyelidikan menjadi sulit. “Pokoknya kami akan terus memburu hingga tertangkap,” optimis Triyani.

 

Seperti diketahui, Enno yang merupakan warga Kampung Bangkir, Kelurahan Pegandikan, Lebak Wangi, Kabupaten Serang, Banten dibunuh dengan cara sadis.  Mayat Enno saat ditemukan pada Jumat (13/05/2016) bersimbah darah, dalam keadaan bugil dan kemaluannya terdapat pacul.

 

HIBURAN
Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Khusus Oktober, Pakons Prime Hadirkan Promo Kamar Plus Tiket CGV Mulai Rp550 Ribu

Jumat, 16 Oktober 2026 | 07:48

Pakons Prime Hotel Tangerang menghadirkan dua paket promosi kamar selama Oktober 2026.

TANGSEL
Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Amankan 18 CCTV dan Tabung Gas 50 Kg, Polisi Selidiki Unsur Kesengajaan Ledakan di Pasar Cimanggis

Kamis, 15 Oktober 2026 | 17:13

Jajaran Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya bersama Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Bareskrim Polri terus bergerak cepat mengusut tuntas insiden ledakan maut di Komplek Ruko Pasar Cimanggis, Kecamatan Ciputat

NASIONAL
Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Bos Buruh Klaim Pabrik PHK Massal Bukan karena Upah Tinggi, Ini Empat Penyebabnya

Rabu, 14 Oktober 2026 | 14:45

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal menilai kenaikan upah minimum bukan penyebab utama penutupan pabrik dan pemutusan hubungan kerja (PHK) di Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill