Mengapa Mengurus Negara Butuh Lebih dari Sekadar Nyali?
Senin, 20 April 2026 | 19:56
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TANGERANG-Warga Dadap Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang emoh penuhi undangan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk berdialog masalah penataan kawasan Dadap. Kamis, (19/5). Hal itu membuat Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengungkapkan kekecewaannya.
"Hasil diskusi kami dengan Kapolda Metro Jaya beberapa waktu lalu, diminta lakukan kembali dialog dengan warga. Kami membuka ruang dialog dengan masyarakat, karena masyarakat yang meminta saya berfikiran jernih, harus berlapang dada, harus santai yasudah kita undang mereka di sini (pendopo), tapi dua kali kami undang mereka tidak hadir juga," ungkap Zaki.
Zaki menambahkan, Ombudsman juga sudah datang ke Kabupaten Tangerang. Zaki berharap ada rekomendasi dari Ombudsman jadi apa yang dilakukan pemerintah kabupaten Tangerang tidak lagi dipersalahkan.
"Ini semua tetap kita lanjutkan dan kita tunggu besok hasil pertemuan dengan Ombudsman. Yang pasti penertiban lokalisasi Dadap dan penataan kawasan Dadap ini sudah masuk program pembangunan daerah Kabupaten Tangerang," tegas Zaki.
-Belakangan ini, ruang publik kita diwarnai oleh narasi yang cukup mengusik logika akademik: mengurus negara konon tak bisa hanya mengandalkan "ilmu buku".
TODAY TAGMemperingati Hari Kartini 2026, Alfamart secara resmi berkolaborasi dengan desainer legendaris Indonesia, Anne Avantie, untuk meluncurkan tote bag eksklusif bertajuk "Puspa Kinasih".
Peringatan Hari Kartini dimanfaatkan sebagai momentum untuk menghadirkan karya busana yang mengangkat peran perempuan dalam berbagai aspek kehidupan
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews