Connect With Us

Diundang Bupati Tangerang, Warga Dadap Emoh ke Pendopo

Denny Bagus Irawan | Kamis, 19 Mei 2016 | 18:00

Ratusan warga yang menempati bangunan liar di Dadap, Kosambi, Kabupaten Tangerang sempat membakar ban untuk melawan petugas gabungan. (Rangga A Zuliansyah / TangerangNews)

 

TANGERANG-Warga Dadap Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang emoh penuhi undangan Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk berdialog masalah penataan kawasan Dadap. Kamis, (19/5).  Hal itu membuat  Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar mengungkapkan kekecewaannya.

 

"Hasil diskusi kami dengan Kapolda Metro Jaya beberapa waktu lalu, diminta lakukan kembali dialog dengan warga. Kami membuka ruang dialog dengan masyarakat, karena masyarakat yang meminta saya berfikiran jernih, harus berlapang dada, harus santai yasudah kita undang mereka di sini (pendopo), tapi dua kali kami undang mereka tidak hadir juga," ungkap Zaki.

 

Zaki menambahkan, Ombudsman juga sudah datang ke Kabupaten Tangerang.  Zaki berharap ada rekomendasi dari Ombudsman jadi apa yang dilakukan pemerintah kabupaten Tangerang tidak lagi dipersalahkan.

 

"Ini semua tetap kita lanjutkan dan kita tunggu besok hasil pertemuan dengan Ombudsman. Yang pasti penertiban lokalisasi Dadap dan penataan kawasan Dadap ini sudah masuk program pembangunan daerah Kabupaten Tangerang," tegas Zaki.

 

WISATA
7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

7 Kuliner Autentik Tanah Sumatra yang Wajib Dicicipi di Festival Kuliner Serpong 2026

Minggu, 23 Agustus 2026 | 01:36

Pecinta kuliner di wilayah Tangerang dan sekitarnya dapat kembali menikmati beragam masakan khas nusantara di Festival Kuliner Serpong (FKS) 2026.

AYO! TANGERANG CERDAS
7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

7 Sekolah Swasta Mundur dari Program Sekolah Gratis, DPRD Minta Pemprov Carikan Solusi untuk Siswa

Selasa, 28 Juli 2026 | 14:04

Sekretaris Komisi V DPRD Provinsi Banten, Rifky Hermansyah, meminta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten menjamin hak siswa yang terdampak setelah tujuh SMA swasta mengundurkan diri dari Program Sekolah Gratis.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill