Connect With Us

Saat Senter Mobil Ditanya Satpam Kabur, Pelaku Pecah Kaca Dikeroyok Massa

Denny Bagus Irawan | Sabtu, 23 Juli 2016 | 22:44

M Soleh,34, diduga pelaku pecah kaca dikeroyok massa lantaran mengintip sebuah mobil dengan senter. (RADEN BAGUS IRAWAN / TangerangNews)

TANGERANGNews.com-M Soleh,34, diduga pelaku pecah kaca dikeroyok massa  lantaran mengintip sebuah mobil dengan senter.

Peristiwa itu terjadi sekitar  pukul 21.30 WIB, di depan Ruko Fluroite Kelurahan Pakulonan Barat,  Kecamatan Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang. Pelaku berhasil dievakuasi petugas polisi dari kerumunan massa yang sedang mengeroyoknya ke  Polsek Kelapa Dua . 

Soleh yang merupakan warga asal Indramayu, Jawa Barat itu terkejut kala ditanya petugas Satpam saat dirinya sedang menerangi isi mobil. 

"Jadi saat pelaku sedang menyenter mobil, Satpam melihat dia. Lalu ditanya ngapain mas, setelah itu pelaku kabur," kata AKP Mansuri, Kasubag Humas Polres Kota Tangsel yang membawahi Polsek Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang.

Soleh sempat  melarikan diri dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam dengan Nopol B-6872-WXH.  Namun, saat itu Soleh berhasil dikejar dan diamankan.  "Tapi warga sekitar yang emosi akhirnya melakukan pengeroyokan kepada pelaku," katanya.

Akibat pengoroyokan itu, pelaku babak belur. Beruntung petugas  Polsek Kelapa Dua datang dan langsung mengamankan Soleh.  Setelah diperiksa, Soleh diketahui memiliki dua butir pecahan busi.

"Kami mengantongi barang bukti busi,  sepeda motor Honda Beat warna hitam No pol B-6872-WXH, senter kecil berwarna merah, satu unit laptop merk Acer warna hitam, satu tas jinjing laptop warna hitam merk acer, satu  tas slempang warna hitam merk Condotti yang di dalam nya terdapat dua STNK sepeda motor. dua unit HP merk Nokia warna merah hitam dan warna silver, " ujarnya. 

Pelaku kini masih dilakukan pemeriksaan dan dikembangkan petugas.

 

 

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

SPORT
Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Bukan Sekadar Kawasan Bisnis, Sinar Mas Land Hadirkan Platform D.A.N.C.E untuk Perkuat Ekosistem Digital Hub

Rabu, 16 September 2026 | 21:56

Pertumbuhan ekosistem digital yang semakin besar sering kali menciptakan tantangan baru, terutama dalam menjaga konektivitas, interaksi, dan peluang kolaborasi antarperusahaan agar berjalan beriringan.

OPINI
Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Apa yang Mau Disampaikan oleh AHY?

Jumat, 11 September 2026 | 18:05

Pidato Agus Harimurti Yudhoyono pada peringatan seperempat abad Partai Demokrat tanggal 5 September 2026 yang menyinggung batas waktu kekuasaan langsung menghadirkan berbagai penafsiran.

TEKNO
Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Hadapi Tantangan Industri Ritel, Aprindo Gandeng UBM Serpong Kembangkan Data Sains dan AI

Rabu, 9 September 2026 | 19:46

Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia (Aprindo) berkolaborasi dengan Universitas Bunda Mulia (UBM) dalam pengembangan inovasi serta pemanfaatan data science dan artificial intelligence (AI) di sektor ritel.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill