Menakar Tuan Baru Mesin Birokrasi
Jumat, 18 September 2026 | 20:40
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TANGERANGNews.com -Calon Gubernur Banten Wahidin Haim (WH) akan membawa programnya terkait pendidikan sewaktu menjabat sebagai Wali Kota Tangerang untuk diterapkan di Banten. Salah satunya adalah insentif guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).
"Saya sayang sama guru PAUD. Dulu di Kota Tangerang saya bangun 1.000 posyandu sekaligus ruangan untuk PAUD. Saya bantu insentifnya dan gratiskan berobat untuk ibu-ibu guru. Saya akan bawa itu ke Banten," katanya saat silaturahmi komunitas Guru PAUD di Gedung Golkar, Jalan Raya Pemda, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (9/11/2016).
Selain itu, kata WH, saat dia menjadi anggota DPR RI hingga kini, dirinya kumpulkan 440 ribu guru K2. Dia mengaku tengah mengusulkan honor untuk guru PAUD dan mengangkat mereka menjadi pegawai negeri.
Menurut Wahidin, saat ini pemerintah belum memberi perhatian yang maksimal kepada para guru, terutama guru PAUD. Padahal guru melakukan perjuangan luar biasa mendidik anak-anak dengan gaji rendah.
"Saya tahu susahnya para guru, susah memenuhi kebutuhan ekonomi, susah ngredit motor. Pemerintah belum hadir untuk mereka, karena belum paham," ungkapnya.
Sementara Ketua Panitia silaturahmi komunitas guru PAUD Kabupaten Tangerang Neng Kholilah mengatakan, ada sekitar 1.600 guru dari 1.330 lembaga PAUD di Kabupaten Tangerang yang hadir. Dirinya berharap agar Wahidin Halim jika terpilih menjadi gubernur memperhatikan kesejahteraan mereka.
"Kita mah inginya ada perhatian, karena selama ini honor guru hanya dari yayasan. Honornya ada yang Rp500 ribu sebulan, bahkan kurang," tukasnya.
Pergantian pimpinan di kementerian keuangan selalu menjadi diskursus publik yang sangat didominasi oleh analisis terkait stabilitas ekonomi makro dan fluktuasi pasar modal.
TODAY TAGKasus pembunuhan tragis akibat masalah utang piutang terjadi di Jalan Irigasi, Kelurahan Karang Anyar, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum (Kemenkum) Banten menggelar Diskusi dan Koordinasi Permasalahan Notaris di Grand Serpong Hotel, Kota Tangerang, Selasa 22 September 2026.
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews