Connect With Us

Wahidin Halim Ingin Contoh Program Dia Saat Jadi Wali Kota

Rangga Agung Zuliansyah | Rabu, 9 November 2016 | 14:00

Wahidin Halim (@TangerangNews.com 2016 / Rangga A Zuliansyah)

 

TANGERANGNews.com -Calon Gubernur Banten Wahidin Haim (WH) akan membawa programnya terkait pendidikan sewaktu menjabat sebagai Wali Kota Tangerang untuk diterapkan di Banten. Salah satunya adalah insentif guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

"Saya sayang sama guru PAUD. Dulu di Kota Tangerang saya bangun 1.000 posyandu sekaligus ruangan untuk PAUD. Saya bantu insentifnya dan gratiskan berobat untuk ibu-ibu guru. Saya akan bawa itu ke Banten," katanya saat silaturahmi komunitas Guru PAUD di Gedung Golkar, Jalan Raya Pemda, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Rabu (9/11/2016).

Selain itu, kata WH, saat dia menjadi anggota DPR RI hingga kini, dirinya kumpulkan 440 ribu guru K2. Dia mengaku tengah mengusulkan honor untuk guru PAUD  dan mengangkat mereka menjadi pegawai negeri.

Menurut Wahidin, saat ini pemerintah belum memberi perhatian yang maksimal kepada para guru, terutama guru PAUD. Padahal guru melakukan perjuangan luar biasa mendidik anak-anak dengan gaji rendah.

"Saya tahu susahnya para guru, susah  memenuhi kebutuhan ekonomi, susah ngredit motor. Pemerintah belum hadir untuk mereka, karena belum paham," ungkapnya.

Sementara Ketua Panitia silaturahmi komunitas guru PAUD Kabupaten Tangerang Neng Kholilah mengatakan, ada sekitar 1.600 guru dari 1.330 lembaga PAUD di Kabupaten Tangerang yang hadir. Dirinya berharap agar Wahidin Halim jika terpilih menjadi gubernur memperhatikan kesejahteraan mereka.

"Kita mah inginya ada perhatian, karena selama ini honor guru hanya dari yayasan. Honornya ada yang Rp500 ribu sebulan, bahkan kurang," tukasnya.

 

MANCANEGARA
WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

WEF Proyeksikan Badai PHK Berlanjut hingga 2030, Penyebabnya Gegara AI 

Kamis, 8 Januari 2026 | 13:17

Pergantian tahun belum membawa angin segar bagi pasar tenaga kerja global. Ancaman pemutusan hubungan kerja diperkirakan masih akan membayangi hingga beberapa tahun ke depan, bahkan berpotensi berlangsung sampai 2030.

KAB. TANGERANG
Kritik Wacana Pengangkatan Petugas MBG Jadi PPPK, Dindik Kabupaten Tangerang: Lebih Baik untuk Guru Honorer

Kritik Wacana Pengangkatan Petugas MBG Jadi PPPK, Dindik Kabupaten Tangerang: Lebih Baik untuk Guru Honorer

Rabu, 21 Januari 2026 | 19:31

Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Tangerang mengkritik Badan Gizi Nasional (BGN) soal rencana pengangkatan petugas Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK).

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

BANDARA
Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Komisi VII DPR RI Tegur Pengelola Bandara Soekarno-Hatta Soal Banjir hingga Delay

Jumat, 16 Januari 2026 | 22:13

Komisi VII DPR RI memberikan teguran terkait masalah banjir, kemacetan hingga delay penerbangan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kota Tangerang. Masalah klasik ini dinilai dapat menghambat kemajuan pariwisata Indonesia.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill