Connect With Us

Ahli Kaligrafi Gagahi Siswi SMP di Sukamulya

Rangga Agung Zuliansyah | Kamis, 8 Desember 2016 | 16:00

Ilustrasi cabul. (Rangga A Zuliansyah / @TangerangNews.com)

TANGERANGNEWS.com-Seorang siswi yang masih duduk di kelas 1 SMP berinisial DS, 12, digagahi oleh lelaki berinisial WR, 30, yang berprofesi sebagai ahli kaligrafi. Perbuatan bejat itu terjadi di kediaman pelaku di Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang, pada Rabu (7/12/2016).

 

Kapolsek Balaraja Kompol Wiwin Setiawan mengatakan, peristiwa itu bermula ketika korban menyambangi kediaman tersangka bersama rekannya yakni EDH, 12, untuk dibuatkan kaligrafi. Namun pelaku pun memanfaatkan momentum ini untuk  membujuk rayu dan memperdayai korbannya.

 

"Korban disuruh oleh tersangka masuk ke kamar. Di dalam kamar itu lah pelaku melakukan pelecehan seksual terhadap korban," kata Wiwin, Kamis (8/12/2016).

 

Korban sempat menjerit dan meronta-ronta saat diperlakukan tidak senonoh. Korban juga berteriak meminta tolong, namun dia tidak berdaya karena pelaku memaksanya.

 

“Setelah tersangka melampiaskan nafsu bejatnya itu, korban dilepaskan. Korban sambil menangis berlari ke kediaman EDH yang jaraknya tak jauh dari rumah pelaku,” kata Wiwin.

 

Kemudian korban menceritakan kejadian yang menimpanya kepada orangtuanya di Kampung Merak, Kabupaten Tangeranh. Mereka kemudian melaporkannya ke Mapolsek Balaraja. “Kami masih melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi dan juga korban,” papar Wiwin.

 

Hingga kini polisi tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait perkara ini. Tersangka yang berhasil melarikan diri masih dalam pengejaran petugas.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

KAB. TANGERANG
Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Tak Saling Kenal, Pengeroyoan Anggota TNI AD hingga Tewas Diduga Dipicu Salah Paham di Tempat Makan

Rabu, 22 Juli 2026 | 18:12

Jajaran kepolisian bergerak cepat mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang merenggut nyawa seorang anggota TNI Angkatan Darat (AD) berinisial Prada ABS di Jalan Raya Pondok Hijau Golf, Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Minggu 19 Juli 2026, lalu.

BANTEN
Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Belanja APBD Banten Baru Terserap 35 Persen, Proyek Fisik Belum Berjalan

Rabu, 22 Juli 2026 | 14:11

Serapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Banten hingga pertengahan tahun 2026 masih tergolong rendah. Hingga akhir semester pertama, realisasi belanja daerah tercatat baru mencapai sekitar 35 persen

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill