Connect With Us

Sekolah Diliburkan, Siswa SD Tetangga Wali Kota Tangerang Jualan Pempek

Achmad Irfan Fauzi | Senin, 16 Maret 2020 | 19:55

Suhanda, bocah kelas III SD saat melayani pembeli pempek di halaman minimarket, Jalan Imam Bonjol, Kota Tangerang, Senin (16/3/2020). (TangerangNews / Achmad Irfan Fauzi)

 

TANGERANGNEWS.com- Pilu mendengar kisah bocah kelas III SD di Kota Tangerang. Bukannya belajar di rumah karena kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah diliburkan untuk  mencegah penyebaran Covid-19, tetapi tetangga Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah itu malah berjualan pempek.

Bermodalkan sebuah keranjang sebagai wadah berjualan, Suhanda anak dari pasangan  Singgih dan Denah ini menggelar dagangannya di sebuah minimarket di kawasan Jalan Imam Bonjol, Kota Tangerang.

"Saya libur sekolah. Uang jualan ini buat bayar sekolah,"ujarnya saat ditemui, Senin (16/3/2020).

Bocah itu mengaku tinggal di Sinar Hati, Karawaci berdekatan dengan kediaman orang nomor satu di Kota Tangerang. Hasil berjualan, ia bisa meraih omzet per harinya Rp20-30 ribu.

"Saya biasa keliling jualan pempek buatan nenek. Saya jualan kalau libur sekolah," kata dia.

Baca Juga :

Saat ditanya alasan berjualan, Suhanda mengaku harus membantu kedua orangtuanya untuk mencari nafkah terutama untuk menambah biaya sekolah.

"Bapak kerja jadi petugas kebersihan di kantor, kalau ibu di rumah. Adik saya dua yang satu kelas 1 SD," ungkapnya.

Imam Fauzi, salah seorang pembeli yang memborong dagangan pempek tersebut mengaku bangga dengan bocah yang berjibaku membantu orang tuanya mencari nafkah tersebut.

"Ya, saya bangga banget. Semoga dagangannya selalu laris," pungkasnya(RMI/HRU)

BANTEN
BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

BPK Audit 3 Sektor Strategis Pemprov Banten, Andra Soni Minta OPD Kooperatif dan Transparan

Jumat, 4 September 2026 | 22:21

Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Provinsi Banten mulai melakukan pemeriksaan semester II Tahun 2026 terhadap Pemerintah Provinsi (Pemprov) setempat.

TANGSEL
Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Proyek Pengenali Banjir dan Longsor di Tangsel Baru 30 Persen, Pilar Minta Dikebut Sebelum Musim Hujan

Kamis, 3 September 2026 | 20:13

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tengah mengerjakan pembangunan turap dan bronjong di tiga titik wilayah rawan banjir dan longsor.

OPINI
Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Sandera Dana Desa Demi Bebas Asap

Jumat, 28 Agustus 2026 | 21:31

Kebakaran hutan dan lahan merupakan tantangan tata kelola yang berulang setiap siklus musim kemarau di Indonesia. Keterlambatan respons mesin birokrasi pemerintah daerah maupun pusat tidak sekadar berakar pada persoalan anomali cuaca.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill