Connect With Us

Sok Jago Malak Pedagang di Cisauk sambil mabuk, 3 Pemuda Nyaris Tewas

Mohamad Romli | Minggu, 9 April 2017 | 00:00

Tiga pemuda babak belur dihakimi massa setelah memaksa para pedagang untuk memberikan uang kepada mereka. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Lapan, Kelurahan Cisauk, RT 04/05, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Sabtu (08/4/2017). (@tangerangnews 2017 / Mohamad Romli)


TANGERANGNEWS.com-Tiga pemuda babak belur dihakimi massa setelah memaksa para pedagang untuk memberikan uang kepada mereka. Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Raya Lapan, Kelurahan Cisauk, RT 04/05, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Sabtu (08/4/2017). Berdasarkan kesaksian warga sekitar, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 20.00 WIB. Ketiga itu, pemuda tersebut mendatangi warung Kuliner disepanjang jalan tersebut.

"Mereka datang, kemudian maksa minta uang, tapi ketika dikasih Rp5 ribu. Mereka malah menolak, pengennya Rp20 ribu," ujar warga yang juga salah satu pedagang  yang tidak ingin ditulis identitasnya. Setelah berhasil memalak beberapa pedagang. Kemudian  pedagang yang merasa kesal menanyakan asal ketiga pemuda yang dalam kondisi mabuk tersebut. Kepada para pedagang mereka berkata kasar seraya mengaku warga Suradita.

"Namun, karena kita tahu mereka bukan warga sini, mereka pun mengaku akhirnya bilang kalau memang bukan warga Suradita. Mereka bilang dari kecamatan lain. Setelah itu para pedagang langsung mendekati mereka, dan secara bergantian memukulinya bersama warga sekitar, " tambahnya.

Ketiganya menyangka kegiatan aksi premanisme di pasar tersebut sering terjadi. Padahal itu baru pertama kali terjadi hal demikian dilokasi tersebut. "Sebelumnya tidak pernah terjadi, makanya aneh saja ada orang malak. Kami merasa terganggu, pembeli juga merasa terganggu," terangnya.

Namun, dari tiga orang pemuda nekat itu hanya  dua orang yang berhasil diamankan. Seorang lagi melarikan diri dari  kejaran massa setelah sempat dipukuli.   "Dua orang pelaku dibawa ke Polsek Cisauk, satu lagi kabur," terangnya saat ditemui di Polsek Cisauk. (RAZ)

BANDARA
Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Bea Cukai Bandara Soetta Gerebek Lab Etomidate di Perumahan Mewah PIK, 1 WNA Singapura Ditangkap

Senin, 20 Juli 2026 | 13:49

Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Soekarno-Hatta (Soetta) bersama Polresta Bandara Soetta membongkar jaringan laboratorium gelap (clandestine lab) atau industri rumahan peracikan cairan etomidate.

OPINI
Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Puan Maharani Minta Evaluasi Sekolah Sepi Murid: Cermin Ketimpangan Akses dan Mutu Pendidikan

Minggu, 19 Juli 2026 | 22:26

Bangku-bangku kosong di ruang kelas sekolah negeri kini bukan lagi pemandangan yang hanya ditemukan di daerah terpencil. Fenomena tersebut mulai terjadi di berbagai wilayah Indonesia, termasuk kota-kota yang selama ini dikenal memiliki akses

TANGSEL
Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Pemkot Tangsel Bangun Sumur Dalam Permanen Atasi Kekeringan Jangka Panjang

Kamis, 23 Juli 2026 | 18:56

TANGERAGNEWS.com-Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah mitigasi jangka panjang untuk mengatasi krisis air bersih akibat musim kemarau. Fokus penanganan diarahkan pada penyediaan infrastruktur permanen

NASIONAL
PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun

PSEL Jadi Magnet Investor, PLN Jamin Pembelian Listrik hingga 30 Tahun

Kamis, 23 Juli 2026 | 21:50

Proyek Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) semakin menarik perhatian investor dari dalam maupun luar negeri.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill