Connect With Us

Suratan Takdir Diana dan Okta

Mohamad Romli | Minggu, 23 April 2017 | 15:20

kendaraan yang digunakan Okta dan Diana. (Istimewa / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Rumah duka keluarga Anderson Simatupang Griya Serpong Asri, blok BA No. 1 RT 01/08, Desa Suradita, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang terus didatangi  oleh tetangga, teman dan saudara, Minggu (23/4/2017).


Keluarga menganggap, kecelakaan yang dialami Diana dan Okta adalah sebuah suratan takdir yang harus diterima untuk di-ikhlaskan.
“Sudah suratan takdir, harus bisa menerima untuk diikhlaskan,” ujar Alam paman Diana. 


Tampak, di teras rumah Diana terpasang tenda dan kursi. Sementara disamping rumah tersebut adalah balai warga yang masih dipadati oleh pelayat terus berdatangan untuk turut menyampaikan rasa bela sungkawa atas musibah yang menimpa Diana Simatupang.

“Dia itu orangnya periang, ramah dan tegas. Almarhumah kerja sebagai Descol di Andalan Finance, tugasnya menelepon nasabah untuk mengingatkan pembayaran kredit, tiga hari sebelum jatuh tempo sampah tanggal pembayaran," tuturnya.

Diceritakan juga oleh Alam, sebelum kerja di perusahan tersebut, Diana sempat kerja di Rumah Sakit Bunda Delima, BSD. "Ditempat kerja sebagian besar karyawannya laki-laki. Tapi Diana bisa menyesuaikan diri, bahkan disukai tim marketing, karena orangnya tegas juga," tambahnya.

Selain itu, Diana yang lulusan SMA Nusantara, Perumnas 2 Tangerang ini terkenal supel dalam bergaul."Sedari tadi malam, sampai detik ini, banyak teman-temannya yang datang, bahkan semalam ada yang langsung menyusul ke rumah sakit Ciawi juga," ujarnya.
Sedangkan Okta sendiri menjalani karir awalnya  bekerja sebagai security di Bank UOB dan yang terakhir ini bekerja sebagai marketing di Auto 2000 Jakarta.

Semenjak bekerja di Jakarta, Okta pun jarang pulang ke Palembang, meski begitu keluarganya tetap berhubungan melalui via telapon. Okta berencana menikahi Diana pada tahun depan. Untuk menikahi Diana, dia sudah membeli mas kawin berupa gelang .  Terlihat di dalam surat pembelian mas kawin itu, Okta membelinya senilai Rp 3 Juta.


TANGSEL
TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

TPA Cipeucang Bikin Warga Kena ISPA dan Harga Rumah Turun, Pemkot Tangsel Didugat Rp21,6 miliar

Jumat, 30 Januari 2026 | 19:30

Warga RW 14 Kelurahan Rawabuntu, Serpong, resmi melayangkan gugatan class action terhadap Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) dan PT Bumi Serpong Damai (BSD).

WISATA
Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Habiskan Rp2,3 Miliar, Apa Saja Isi Tugu Titik Nol Tangerang?

Selasa, 20 Januari 2026 | 19:51

Tugu titik nol Kabupaten Tangerang yang sempat menjadi kontroversi lantaran memakan anggaran sebesar Rp2,3 miliar kini sudah mulai beroperasi dan dipergunakan sebagai taman literasi digital untuk masyarakat.

AYO! TANGERANG CERDAS
Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Pendaftaran TKA SD dan SMP 2026 Dibuka 19 Januari, Ini Jadwal Lengkapnya

Kamis, 15 Januari 2026 | 11:36

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SD dan SMP dijadwalkan mulai dibuka pada Senin 19 Januari 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill