Akhir Perjalanan Tempat Hiburan Legendaris, FM3 Karaoke Tangerang Resmi Tutup Permanen
Sabtu, 1 Agustus 2026 | 18:36
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
TANGERANGNEWSW.com-Hari terakhir pendaftaran bakal calon (Balon) Bupati Tangerang di DPC PDI Perjuangan Kabupaten, sudah ada enam orang yang mengambi formulir. Penjaringan yang berlangsung sejak 15 hari yang lalu tersebut akan ditutup hari ini, Selasa (30/5/2017).
"Pengambilan formulir terakhir hari ini sampai pukul 12 malam," ujar Surdin Rantawi, Kepala Bappilu DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang.
Jumlah tersebut, menurut Surdin, melebihi target awal sebanyak lima orang. Nantinya hanya lima orang yang akan direkomendasikan ke DPP PDI Perjuangan.
Dari enam orang tersebut, dua diantaranya adalah pihak non kader. Sementara empat orang lainnya adalah kader PDI Perjuangan.
"Dari non kader partai ada dua, Nanang Kurniawan, akademisi yang sedang menempuh kandidat doktor dan Ahmad Fitri Yana, mantan ketua Badan Pemusyawatan Desa (BPD) Kabupaten Tangerang," jelasnya.
Sementara empat orang dari kader PDI Perjuangan adalah DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tangerang Topari Ketua, Anggota DPR RI Dapil 1 Banten M Habsi Asyidiki Jayabaya, mantan Anggota DPRD Banten Indah Rusmiati dan Kader PDI Perjuangan Kecamatan Kosambi Dasta.
"Batas pengembalian formulir tiga hari setelah waktu pengambilan formulir ditutup," tandasnya.
Tempat hiburan malam legendaris di Kota Tangerang kembali harus menghentikan operasionalnya.
TODAY TAGPT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) memperluas fungsi InJourney Airports Learning Center (IALC) di kawasan Bandara Soekarno-Hatta agar dapat diakses oleh seluruh pelaku industri aviasi nasional maupun global.
Richard Lee menantang Samira Farahnaz alias Doktif untuk hadir dalam sidang kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen yang menjerat dirinya sebagai terdakwa.
Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews