Connect With Us

Jembatan di Jambe Ambruk, Empat Warga Terluka

Mohamad Romli | Rabu, 12 Juli 2017 | 15:30

Jembatan Parunglawang di atas kali Cimatuk Kabupaten Tangerang ambruk, pada Rabu (12/7/2017) pagi. (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Jembatan Parunglawang yang membentang di atas kali Cimatuk di Desa Sukamanah, Kecamatan Jambe, Kabupaten Tangerang ambruk, Rabu (12/7/2017) pagi. Jembatan sepanjang 40 meter yang terbuat dari bambu itu menghubungkan Desa Sukamanah dengan Jagabita, Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Awing, warga setempat mengatakan, peristiwa ambruknya jembatan tersebut terjadi sekitar pukul 06.00 WIB. Saat itu, ada empat warga yang mengendarai sepeda motor yang tengah melintas dan turut terluka akibat peristiwa tersebut, karena motornya turut terperosok ke kali.

"Jembatannya ambruk karena kayu penopangnya sudah rapuh," katanya.

Empat korban yang terluka tersebut yaitu Nurhayadi, 21, Asep, 25, Apet, 27, dan Akip, 27. Sementara warga di sekitar turut membantu tiga motor yang ikut terperosok ke kali tersebut.

"Dua orang yang memar di bahu dan lecet di kaki dibawa ke Puskemas Pembantu di Desa Sukamanah. Sementara dua lagi langsung dibawa pulang ke rumahnya karena lukanya enggak parah," tambahnya.

Pihak kepolisian dan Pemkab Tangerang saat ini tengah melakukan evakuasi jembatan yang roboh tersebut. Sementara jembatan tidak bisa dilewati, warga terpaksa harus memutar mencari jembatan lain untuk menyebrang.(RAZ)

TANGSEL
Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Atasi Banjir di Melati Mas, Pemkot Tangsel Bakal Bongkar Bangli dan Buat Sodetan Drainase

Kamis, 23 April 2026 | 23:26

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) menyiapkan langkah penanganan menyeluruh untuk mengatasi persoalan banjir di Kawasan Melati Mas, Kecamatan Serpong Utara.

OPINI
Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Larangan HP di Sekolah: Disiplin Sementara atau Reformasi Pendidikan?

Senin, 27 April 2026 | 23:00

Kebijakan pembatasan penggunaan ponsel bagi siswa SMA/SMK di Banten resmi dimulai dari Kabupaten Tangerang. Dinas Pendidikan Provinsi Banten menerapkan aturan pengumpulan ponsel saat jam pelajaran serta melarang pembuatan konten

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill