Connect With Us

Tidak Diberi Uang, Pengamen Bawa Kabur Motor Bocah SMA

Mohamad Romli | Kamis, 27 Juli 2017 | 12:00

Alfi, korban perampasan motor di Curug saat melapor di Polsub Sektor Taman Ubud, Rabu (26/7/2017). (@TangerangNews2017 / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Angga dan Alfi, dua remaja warga Jatake, Kecamatan Jatiuwung, Kota Tangerang menjadi korban tipu muslihat penjahat. Satu unit sepeda motor Yamaha Vega milik Angga pun raib dibawa pelaku.

Peristiwa tersebut berawal saat dua pelajar tersebut sedang nongkrong di depan Perumahan Pasific Jatake, Kecamatan Jatiuwung, Rabu (26/7/2017) sekitar pukul 14.00 WIB. Kemudian datang seorang pemuda yang menenteng gitar menghampiri mereka.

Setelah menyanyikan beberapa lagu, pelaku kemudian meminta uang kepada keduanya. Namun ternyata mereka tidak memiliki uang. Pelaku pun kemudian meminta diantarkan menuju satu tempat.

Ternyata itu hanya modus pelaku untuk mengelabui korban. Mereka diajak berputar-putar di wilayah kecamatan Curug. Hingga di depan sebuah lapangan, pelaku meminta Angga, anak yang masih duduk dikelas 3 SMP di Kota Tangerang tersebut untuk turun. Pelaku meminta cukup diantarakan oleh Alfi.

"Mungkin karena anak tersebut ketakutan, mereka menuruti saja perintah dari pelaku," ungkap Aiptu Tusino SH, Kapolsub Sektor Taman Ubud, Binong yang menerima laporan peristiwa tersebut, Kamis (27/7/2017).

Pelaku dengan postur tubuh bertato dan mengenakan anting di telinga memerintahkan Alfi yang masih duduk di Kelas 1 SMA di Kota Tangerang untuk melanjutkan perjalanan.Sesampainya di kawasan dekat pipa gas, Jalan Raya Binong, Kelurahan Binong, Kecamatan Curug, Alfi  diminta berhenti.

"Pelaku memerintahkan korban untuk menyerahkan sesuatu kepada seseorang yang katanya temannya. Korban lalu turun dari motor mencari seseorang tersebut, sedangkan pelaku menunggunya d iatas motor. Namun saat kembali, motor dan pelaku sudah tidak ada di tempat," tambah Tusino.

Alfi pun shock, remaja yang baru beberapa bulan pindah dari Purwokerto tersebut tidak tahu apa yang harus dilakukannya. "Beruntung ada seorang ibu yang menolongnya dan membawa korban ke Polsub Sektor Taman Ubud, kondisi korban tampak shock berat," jelasnya.

Setelah memberikan keterangan kepada petugas di Polsub Taman Ubud, korban kemudian diantar Arul, petugas di Polsub ke rumah keluarganya. "Sementara Angga, korban lainnya tadi malam sudah sampai di rumahnya, diantar warga juga," imbuhnya.

Atas peristiwa tersebut, Aiptu Tusino SH menghimbau kepada para orang tua untuk tidak memberikan izin kepada anak dibawah umur untuk membawa dan mengendarai sepeda motor, karena selain melanggar peraturan lalu lintas, juga rawan menjadi target kejahatan.(RAZ)

OPINI
Cara Islam Memberantas Korupsi

Cara Islam Memberantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 | 20:32

Kasus megakorupsi yang merugikan negara terus terjadi, seolah tidak memiliki solusi yang pas, walaupun telah dibentuk lembaga untuk memberantas kasus korupsi ini, yaitu KPK. Namun kasus korupsi terus berulang dengan nilai yang sangat fantastis.

BANDARA
Bergabung ke Terminal Khusus 2F Bandara Soetta, 4 Maskapai Baru Layani Jemaah Umrah Mulai 7 Agustus

Bergabung ke Terminal Khusus 2F Bandara Soetta, 4 Maskapai Baru Layani Jemaah Umrah Mulai 7 Agustus

Rabu, 5 Agustus 2026 | 19:54

Empat maskapai internasional resmi bergabung untuk melayani keberangkatan dan kedatangan jemaah umrah di Terminal Khusus Haji dan Umrah 2F Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Kota Tangerang, mulai 7 Agustus 2026.

PROPERTI
Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Paramount Petals Hadirkan Shuttle Bus Harian, Simak Rute dan Jadwalnya

Selasa, 4 Agustus 2026 | 11:12

Warga Tangerang kini memiliki pilihan transportasi baru untuk menuju Jakarta. Paramount Petals menghadirkan layanan shuttle bus harian yang menghubungkan kawasan Paramount Petals dengan Counter DayTrans Grogol, Jakarta Barat.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill