Connect With Us

ASTRA Infra Toll Road Tertibkan Pelanggaran Naik Turun Penumpang

Advertorial | Kamis, 24 Agustus 2017 | 16:00

Tol Tangerang-Merak. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Guna meningkatkan optimalisasi pelayanan dan keamanan pada pengguna jalan di ruas Tol Tangerang-Merak, PT Marga Mandalasakti yang saat ini memiliki brand name ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak konsisten untuk menertibkan dan mencegah adanya kegiatan naik turun penumpang di jalan tol.

Berbagai upaya terus dilakukan baik penanganan konstruktif, menginisiasi koordinasi antar pihak maupun edukasi dan sosialisasi dengan harapan agar pelanggaran tersebut tidak berlanjut.

Sebagai pengelola jalan tol, pihak ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak selalu berkoordinasi dengan kepolisian jalan raya (PJR) sebagai penegak hukum untuk penanganan pelanggaran naik turun penumpang (Natupang) tersebut.

Selain itu, petugas keamanan dan ketertiban jalan tol setiap harinya selama 24 jam, selalu berpatroli di lokasi-lokasi rawan pelanggaran natupang untuk melakukan pengarahan dan penertiban kepada pelanggar natupang.

Tak hanya pengarahan, pihak ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak juga menyita sejumlah tangga yang digunakan pelanggar untuk akses keluar dan masuk ke jalan tol. Tangga tersebut disita dari beberapa titik rawan natupang. 

Selain itu, Astra Infra Toll Road juga selalu mensosialisasikan larangan naik turun penumpang di beberapa media luar ruang, seperti Banner, Spanduk, dan Variable Message Sign (VMS) di sepanjang ruas tol Tangerang- Merak. Sosialisasi juga dilakukan dengan mengunjungi beberapa kawasan industri yang berdekatan dengan lokasi rawan natupang.

Larangan naik turun penumpang di jalan tol diatur dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia No. 15/2005 ayat 1 tentang jalan tol. Meski telah diatur dalam perundangan, akan tetapi masih terdapat pihak-pihak yang belum mampu tertib.

Direktur Teknik dan Operasi PT Marga Mandalasakti, Sunarto Sastrowiyoto mengungkapkan, keterbatasan moda transportasi menjadi salah satu pemicu pelanggaran tersebut. Industri-industri di sekitar jalan tol semakin berkembang namun tidak didukung ketersediaan transportasinya.

"Keterbatasan itu membuat mereka mencari jalan termudah dan tercepat untuk bisa sampai tujuan, salah satunya dengan naik bus di jalan tol. Kami tetap berusaha menangani hal tersebut," katanya, Kamid (24/8/2017).

Beberapa upaya sudah dilakukan seperti membangun pagar batu kali, double  British Reinforced Concrete (BRC), sosialisasi kepada karyawan pabrik di sekitar lokasi natupang, pengusaha bus  dan pengemudi, serta penertiban dan penilangan yang dilakukan oleh pihak PJR.

Sunarto melanjutkan naik turun penumpang ini memang bukan hal yang baru. Akan tetapi, alasan finansial dan efisiensi waktu menjadi celah untuk mereka kembali melakukan pelanggaran.

“Kalau tidak melewati jalan tol, mereka harus melewati jalan memutar untuk ke terminal bus, yang tentunya membutuhkan waktu dan ongkos lebih. Namun hal tesebut akan merugikan pelanggar itu sendiri. Jalan tol itu didesain bukan untuk pejalan kaki, sehingga ketika mereka melewati pagar pembatas yang sudah kami bangun, maka itu akan membahayakan jiwa mereka dan orang lain,” ungkapnya.

ASTRA Infra Tol Road Tangerang-Merak secara berkesinambungan terus berkoordinasi dengan berbagai pihak yang turut bertanggung-jawab mengenai hal ini

Kerjasama yang sinergis sudah terjalin, diantaranya PT Marga Mandalasakti turut menandatangani komitmen bersama pada tanggal 16 Oktober 2015 untuk mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaraan lalu lintas di sepanjang jalan Tol Tangerang-Merak.

Bersama-sama dengan Dirlantas Polda, Kainduk PJR Korlantas Polri, Organda Provinsi Banten, berbagai Perwakilan baik dari Pengusaha PO Bus, Pengusaha Pabrik dan Tokoh Masyarakat.

"Tentunya dukungan semua pihak dan komitmen yang tinggi, penegakan hukum yang tegas, serta kesadaran dari masyarakat bahwa hal tersebut adalah suatu pelanggaran perundangan dan sangat membahayakan bagi diri sendiri dan orang lain," jelas Sunarto.(ADV)

NASIONAL
Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Dapat Subsidi Rp3 Juta, Pelunasan Haji Reguler 2027 Cuma Rp23,2 Juta

Rabu, 7 Oktober 2026 | 21:41

Komisi VIII DPR RI bersama Pemerintah resmi menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) Tahun 1448 H/2027 M.

SPORT
Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Elkan Baggott Bangga Bawa Indonesia Juara FIFA ASEAN Cup 2026, Klaim Garuda Jadi Raja Asia Tenggara

Selasa, 6 Oktober 2026 | 07:36

Bek Timnas Indonesia Elkan Baggott mengaku sangat bangga setelah ikut mengantarkan skuad Garuda meraih gelar FIFA ASEAN Cup 2026.

HIBURAN
Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Yuk Nobar Final FIFA ASEAN Cup Indonesia vs Thailand di Taman Elektrik Malam Ini, Bisa Dapet Doorprize

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:02

Pemkot Tangerang menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) gratis laga final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia melawan Thailand pada Senin 5 Oktober 2026 malam. Berlokasi

TEKNO
Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Cek Loker hingga Harga Bahan Pokok Kini Bisa Lewat Aplikasi Tangsel One

Senin, 5 Oktober 2026 | 18:54

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus melengkapi aplikasi Tangsel One dengan berbagai layanan.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill