Connect With Us

Setelah Kehilangan Pekerjaan, Pria di Pasar Kemis Masuk Bui Karena Narkoba

Mohamad Romli | Jumat, 10 November 2017 | 13:00

Pemuda berinisial MSY, 25, diamankan Petugas Polsek Rajeg. (Istimewa / Istimewa)

TANGERANGNEWS.com-Petugas Polsek Rajeg mengamankan seorang pemuda berinisial MSY, 25, di rumahnya, di Kampung Cilongok, Desa Sukamantri, Pasar Kemis, Kamis (9/11/2017) malam. Polisi menggerebek rumah tersebut sekitar pukul 22.30 WIB.

"Kami mendapatkan laporan dari warga bahwa di rumah tersebut sering digunakan untuk pesta sabu," ujar Kapolsek Rajeg, AKP Amabarita, Jumat (10/11/2017).

Benar saja, saat digerebek tersebut polisi menemukan satu bong, alat yang bisa digunakan untuk menghisap sabu di lantai rumah. "Lalu kami lakukan penggeledahan, dan menemukan tiga bungkus plastik klip bening yang berisi serbuk kristal diduga sabu," tambahnya.

Dua paket sabu tersebut disimpan tersangka di balik telepon selulernya, sementara satu paket lainnya diselipkan dibalik kursi. Pemuda bertato di tangan kirinya tesebut pun digeladang ke Mapolsek Rajeg berikut dengan barang bukti.

Kemudian, lanjut Amabarita, pihaknya melakukan tes urine tersangka yang hasilnya tersangka positif menggunakan barang haram tersebut.

Saat ditanya TangerangNews.com  terkait peran tersangka apakah hanya sebatas pengguna atau juga pengedar, Amabarita belum bisa memberikan keterangan. "Tersangka masih kami periksa, tadi baru habis dites urinenya di rumah sakit," terangnya.

Informasi sementara yang didapatkan pihaknya, bahwa tersangka baru dua hari keluar dari tempat kerja, namun sudah berapa lama dan dari mana sabu tersebut didapatkan masih digali oleh penyidik. "Kami akan kembangkan untuk bisa menangkap pelaku lainnya," tukasnya.(RAZ/HRU)

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TOKOH
KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

KH Ahmad Fudholi Meninggal Dunia Usai Jalani Perawatan Akibat Kecelakaan

Senin, 7 September 2026 | 15:29

‎Ulama kondang asal Kabupaten Tangerang KH. Ahmad Fudholi meninggal dunia setelah menjalani perawatan pascakecelakaan di Tol Tangerang-Merak.

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

PROPERTI
Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Program Video Competition Sinar Mas Land Diganjar Penghargaan Perhumas PR Excellence Awards 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:48

Sinar Mas Land kembali mengukuhkan prestasinya di bidang komunikasi korporasi dengan meraih Juara II Perhumas PR Excellence Awards 2026 untuk kategori Teknologi & Digital PR.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill