Connect With Us

Hasil Pleno KPU Perkuat Kemenangan Zaki-Romli dari Kotak Kosong

Mohamad Romli | Rabu, 4 Juli 2018 | 20:00

Kegiatan rapat pleno terbuka rekapitulasi perhitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Tangerang yang dihelat di salah satu hotel di Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (4/7/2018). (@TangerangNews / Mohamad Romli)

TANGERANGNEWS.com-Hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi perhitungan suara Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati (Pilbup) Tangerang memperkuat kemenangan pasangan calon (paslon) Bupati dan Wakil Bupati Ahmed Zaki Iskandar-Mad Romli. Pada hasil akhir pleno yang dihelat di salah satu hotel di  Kelapa Dua, Kabupaten Tangerang, Rabu (4/7/2018) tersebut, paslon tunggal itu memperoleh suara 83,72 persen.

Persentase itu diraih Zaki-Romli karena memperoleh 941.804 suara dari total 1.148.762 pemilih yang menggunakan hak pilihnya pada 27 Juni 2018 lalu. Sementara Kolom kosong memperoleh 182.092 suara atau 16,28 persen. Suara sah dalam pleno tersebut tercatat 1.124.889 dan suara tidak sah 23.863.

Rapat pleno tersebut berlangsung sejak pukul 10.30 WIB dan berakhir pukul 18.00 WIB dengan agenda merekapitulasi perolehan hasil suara dari 29 Kecamatan di Kabupaten Tangerang.

Pantauan TangerangNews.com dari awal hingga akhir kegiatan, rapat pleno berlangsung lancar. Tidak terjadi peristiwa yang menonjol saat 29 Panitia Pemilihan Tingkat Kecamatan (PPK) menyampaikan laporan hasil perolehan suara. Hanya beberapa kali terjadi sedikit koreksi dan catatan dari saksi atau pihak Panwascam atas data yang disampaikan beberapa PPK.

Ketua KPU Kabupaten Tangerang M Ali Zaenal Abidin membacakan hasil pleno tersebut kemudian meminta tanggapan dari Panwaslu maupun saksi namun tidak ada sanggahan.

"Dengan ini, hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan suara tingkat Kabupaten Tangerang pada Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Tangerang Tahun 2018 saya sahkan," ujarnya sambil mengetuk palu sebanyak tiga kali.

Kepada awak media, Ali mengatakan meskipun perolehan suara itu sudah ditetapkan, namun pihaknya belum langsung bisa menetapkan paslon Zaki-Romli sebagai pasangan terpilih, karena masih menunggu jika ada pihak yang menggugat hasil tersebut ke Mahkamah Konstitusi.

"Kami masih menunggu sampai tiga hari ke depan,  apakah ada perselisihan hasil pemilihan di Mahkamah Kostitusi atau tidak," katanya.

Namun, jika tidak ada gugatan ke MK berdasarkan hasil pleno tersebut, lanjut Ali, KPU Kabupaten Tangerang akan segera menetapkan paslon terpilih tersebut.

"Jangka waktunya empat hari sejak rapat pleno ini," imbuhnya.

Sementara disinggung soal tingkat partisipasi pemilih yang hanya mencapai dikisaran 61,55 persen, Ali berkilah pihaknya sudah berupaya maksimal mencapai target 80 persen dengan mensosialisasikan dan mengajak warga Kabupaten Tangerang yang memiliki hak pilih untuk menggunakan hak pilihnya. 

Namun, menurutnya, karena persoalan memilih di Indonesia diatur sebagai hak, maka pihaknya tidak bisa memaksa pemilih untuk datang ke TPS.

"Kami sudah melakukan ikhtiar maksimal dengan berbagai cara dan metode agar masyarakat datang ke TPS sebanyak-banyaknya," terangnya.

Ali juga menerangkan, berdasarkan catatan pihaknya, tingkat partisipasi pada Pilbup 2018 ini relatif meningkat dibandingkan perhelatan Pilkada sebelumnya. Ia mencontohkan, dibandingkan Pilgub Banten 2017 yang lalu, terjadi peningkatan partisipasi pemilih.

"Di Pilkada Gubernur Banten hanya 59 persen, apalagi Pilkada Bupati lima tahun sebelumnya yang hanya 57 persen," tukasnya.(MRI/RGI)

WISATA
Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Libur Nataru 2026, Pengunjung Water World Cikupa Membludak Dua Kali Lipat

Minggu, 4 Januari 2026 | 20:15

Jika menikmati momen libur tahun baru 2026 di Tangerang, tak lengkap rasanya jika tidak berkunjung ke kolam renang Water World.

NASIONAL
Siap-siap, Ini Jadwal Pembelian Tiket Kereta untuk Lebaran 2026

Siap-siap, Ini Jadwal Pembelian Tiket Kereta untuk Lebaran 2026

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:56

PT Kereta Api Indonesia (KAI) mulai mengumumkan jadwal pembelian tiket kereta api untuk angkutan Lebaran 2026.

OPINI
Kritik Perempuan Bukan Ancaman, Tapi Cermin Negara

Kritik Perempuan Bukan Ancaman, Tapi Cermin Negara

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:42

Setiap kali perempuan bersuara mengkritik pemerintah, negara selalu mengatakan hal yang sama: kritik itu sah, demokrasi dijamin. Tapi kenyataan di lapangan sering berkata sebaliknya.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill