Malaysia Pangkas Harga Solar Jadi Rp9.000-an per Liter, Ini Alasan di Baliknya
Selasa, 23 Juni 2026 | 11:51
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TANGERANGNEWS.com-Teman tapi menipu. Ungkapan itu pantas diberikan kepada AS, 26, warga Desa Munjul, Solear. Pasalnya, ia menipu Edi Antono, 28, pemilik kios ponsel di Jalan Raya Cisoka – Tigaraksa, Kampung Cisoka, Kecamatan Cisoka.
Edi yang telah mengenal pelaku cukup lama memberikan kepercayaannya saat puluhan ponsel miliknya dibawa oleh pelaku.
Pelaku yang menjanjikan akan melunasi tagihan senilai Rp58 juta keesokan harinya, ternyata tak pernah lagi menampakkan wajahnya.
Merasa ditipu teman sendiri, peristiwa yang terjadi pada Sabtu (7/7/2018) itu pun dilaporkan korban ke Mapolsek Cisoka.
“Pelaku menggelapkan 47 unit Hp milik korban. Modusnya mengambil dulu bayar kemudian, ternyata pelaku ingkar janji,” kata Kapolsek Cisoka AKP Uka Subakti.
Usai melakukan aksinya, lanjut Uka, pelaku berniat melarikan diri ke Malimping, Banten. Beruntung pihaknya segera berhasil menciduk pria tersebut.
“Pelaku kami tangkap dirumahnya, di Jalan Raya Tigaraksa Adiyasa, Desa Munjul, Kecamatan Solear,” tambahnya.
Ternyata, dari 47 unit ponsel yang digelapkan pelaku, tak satu pun yang tersisa. Sehingga petugas hanya mengamankan tujuh lembar kwitansi dari aksi penipuan itu.
Akibat perbuatannya yang menyebabkan korban menderita kerugian sekitar Rp58 juta, pelaku dijerat Pasal 378 dan atau 372 KUHP.
“Ancaman hukumannya maksimal empat tahun penjara,” tukasnya.(MRI/RGI)
Pemerintah Malaysia memutuskan menurunkan harga solar menjadi 2,10 ringgit Malaysia atau sekitar Rp9.061 per liter mulai Juli 2026.
TODAY TAGBulan Juli 2026, Kota Tangerang akan diramaikan dengan tiga event akbar yakni Festival Cisadane, Festival Kali Sabi, dan Halal Fest 2.
Slamet Suradio, masinis yang selamat dari peristiwa tabrakan kereta api dalam Tragedi Bintaro 1987, meninggal dunia pada Rabu, 3 Juni 2026, dini hari.
Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menaikkan tingkat aktivitas Gunung Api Anak Krakatau yang berlokasi di perairan Selat Sunda, di antara Pulau Jawa dan Sumatra, dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga).
RECOMENDED
Tangerang News
@tangerangnews