Connect With Us

Polres Tangerang Petakan Daerah Rawan Konflik saat Pilpres 2019

Maya Sahurina | Rabu, 19 September 2018 | 14:00

Kegiatan Apel gabungan operasi dari Aparat Polri, TNI, Pemkab Tangerang dan penyelenggara pemilu yang digelar di lingkup Puspemkab Tangerang, Rabu (19/9/2018). (@TangerangNews / Maya Sahurina)

TANGERANGNEWS.com-Aparat gabungan dari unsur Polri, TNI, Pemkab Tangerang dan penyelenggara pemilu menghimpun diri untuk mengamankan perhelatan Pemilu 2019.

Apel gabungan operasi dengan sandi Mantap Praja itu pun digelar di lingkup Puspemkab Tangerang, Rabu (19/9/2018).

Dikatakan Kapolresta Tangerang Kombes Pol Sabilul Alif, pihaknya dalam persiapan pengamanan pemilu, perlu memetakan daerah-daerah rawan konflik, karena besok sudah penetapan Capres dan Cawapres yang dilanjutkan kegiatan kampanye selama tujuh bulan.

“Ini perlu ada kesiapan, koordinasi, pemetaan kerawanan, antisipasi dan sinergi dari unsur-unsur terkait dalam rangka melakukan pengamanan,” ujarnya.

Pemilu yang aman dan damai, lanjut Sabilul, menjadi harapan bersama, karena beberapa hari yang lalu, masyarakat di Kabupaten Tangerang juga telah melaksanakan deklarasi damai pemilu. 

“Itu menunjukkan bahwa keinginan masyarakat untuk menjadikan pemilu tersebut yang aman, nyaman dan damai,” tambahnya.

Masih kata Sabilul, karenanya perlu sinergitas semua unsur aparat keamanan, Pemda dan masyarakat untuk mewujudkannya.

“Polri sebagai ujung tombak pengamanam tentu tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan dari unsur TNI, Pemda dan penyelenggara Pemilu serta masyarakat,” tukasnya.(RAZ/RGI)

BANTEN
Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Gelontorkan Rp8,15 Miliar Tahun Ini, Pemprov Banten Targetkan Anggaran Bansos Naik pada 2027

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:43

Gubernur Banten Andra Soni menargetkan alokasi anggaran bantuan sosial (bansos) akan mengalami peningkatan pada tahun 2027 mendatang, sebagai upaya memperkuat perlindungan sosial dan menekan angka kemiskinan.

MANCANEGARA
Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Ameba Pemakan Otak Mulai Muncul di Berbagai Negara, Ilmuwan Khawatir Kasus Terus Bertambah

Selasa, 14 Juli 2026 | 13:48

Kematian Jordan Smelski, bocah berusia 11 tahun asal Amerika Serikat, akibat infeksi langka yang disebabkan Naegleria fowleri atau “ameba pemakan otak”, kembali menjadi sorotan setelah para ilmuwan memperingatkan potensi penyebaran organisme tersebut

TANGSEL
Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Musim Hujan Tiba, Pemkot Tangsel Antisipasi Banjir hingga Penyebaran Penyakit

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:36

Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) memperketat mitigasi banjir sekaligus kewaspadaan terhadap potensi penyebaran penyakit seiring meningkatnya intensitas hujan di wilayahnya.

AYO! TANGERANG CERDAS
Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Ratusan Siswa Ikuti Munsya 2026, Eks Menlu Hassan Wirajuda Dorong Generasi Muda Siap Bersaing 

Minggu, 1 November 2026 | 19:32

Ratusan siswa tingkat SD, SMP, hingga SMA mengikuti Model United Nations Syafana Islamic School (Munsya) 2026 yang digelar di Gedung Ade Kismantoro Secondary pada 31 Oktober hingga 1 November 2026.

""Kekuatan dan perkembangan datang hanya dari usaha dan perjuangan yang terus menerus""

Napoleon Hill